Harga Minyak di Perdagangan Asia Anjlok

Jum'at, 11 Desember 2015 - 08:54 WIB
Harga Minyak di Perdagangan...
Harga Minyak di Perdagangan Asia Anjlok
A A A
SINGAPURA - Harga minyak mentah mendekati posisi terendah sejak 2009 pada awal perdagangan di Asia hari ini, karena produksi minyak di Timur Tengah terus meningkat meski stok melimpah.

Harga minyak mentah berjangka AS sebesar USD36,67 per barel pada pukul 00.29 GMT (07:29 EST), turun 9 sen dari sebelumnya dan hanya sedikit di atas posisi terendah pada 2009 yang sebesar USD36,38 per barel. Harga tersebut turun lebih dari 13% sejak awal bulan.

Produksi di Irak yang melonjak telah menjadi kontributor besar, di mana produksinya dua kali lipat selama dekade terakhir menjadi sekitar 4,3 juta barel per hari, lebih dari cukup untuk memenuhi semua permintaan di India.

"Kekhawatiran atas pertumbuhan pasokan lebih diintensifkan setelah data OPEC menunjukkan bahwa produksi dari kelompok anggota OPEC naik 230.000 barel per hari menjadi 31.700.000 barel per hari, level tertinggi sejak April 2012," kata ANZ Bank seperti dikutip dari Reuters, Jumat (11/12/2015).

"Hal ini mungkin untuk menjaga tekanan pada harga minyak dalam jangka pendek," tambahnya.

Faktor pendorong utama lainnya atas kelebihan pasokan telah melonjaknya produksi Shale, dan ini juga memengaruhi pasar gas alam.

AS melihat harga gas alam jatuh di bawah USD2 per juta British thermal unit untuk pertama kalinya pada catatan pekan ini dan harga turun 46% untuk tahun ini, atau turun setengah sejak pertengahan 2014
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
6 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
6 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
7 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
7 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
7 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved