Lakukan Revaluasi Aset, CAR Bank Mandiri Jadi 20%
Jum'at, 11 Desember 2015 - 14:39 WIB
Lakukan Revaluasi Aset, CAR Bank Mandiri Jadi 20%
A
A
A
JAKARTA - Bank Mandiri merevaluasi aset untuk mendorong kenaikan nilai aset dan ekuitas. Perseroan menargetkan revaluasi aset tetap yang dilakukan Bank Mandiri pada Desember 2015, memperkuat aset tetap Bank Mandiri pada 2016 yang diperkirakan naik Rp23 trilliun.
Direktur Finance and Strategy Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, langkah merevaluasi aset ini tidak memengaruhi cash flow perseroan. Bahkan, langkah ini dapat memperkuat model perseroan sehingga ke depan, dapat meningkatkan kontribusi dalam akselerasi laju pertumbuhan ekonomi.
"Dengan revaluasi, kami memperkirakan CAR Bank Mandiri akan mencapai kisaran 20% pada 2016, sehingga akan dapat memenuhi kebutuhan permodalan sesuai Basel III. Hal ini juga dapat memberikan ruang yang cukup bagi Bank Mandiri untuk memperkuat fungsi intermediasi yang sangat dibutuhkan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi ke depan," jelas dia dalam rilisnya, Jumat (11/12/2015).
Revaluasi ini, lanjut Kartika, akan memperkuat permodalan Bank Mandiri. Selain itu, Bank Mandiri menyetorkan pembayaran perkiraan awal pajak atas revaluasi sebesar Rp693 miliar yang mendukung upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan anggaran untuk pembangunan.
"Kami berharap, melalui revaluasi ini Bank Mandiri dapat lebih meningkatkan peran dalam mendorong perekonomian Indonesia ke arah yang jauh lebih baik, dan mampu menjadi sahabat negeri dalam membangun," tandas Kartika.
Direktur Finance and Strategy Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, langkah merevaluasi aset ini tidak memengaruhi cash flow perseroan. Bahkan, langkah ini dapat memperkuat model perseroan sehingga ke depan, dapat meningkatkan kontribusi dalam akselerasi laju pertumbuhan ekonomi.
"Dengan revaluasi, kami memperkirakan CAR Bank Mandiri akan mencapai kisaran 20% pada 2016, sehingga akan dapat memenuhi kebutuhan permodalan sesuai Basel III. Hal ini juga dapat memberikan ruang yang cukup bagi Bank Mandiri untuk memperkuat fungsi intermediasi yang sangat dibutuhkan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi ke depan," jelas dia dalam rilisnya, Jumat (11/12/2015).
Revaluasi ini, lanjut Kartika, akan memperkuat permodalan Bank Mandiri. Selain itu, Bank Mandiri menyetorkan pembayaran perkiraan awal pajak atas revaluasi sebesar Rp693 miliar yang mendukung upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan anggaran untuk pembangunan.
"Kami berharap, melalui revaluasi ini Bank Mandiri dapat lebih meningkatkan peran dalam mendorong perekonomian Indonesia ke arah yang jauh lebih baik, dan mampu menjadi sahabat negeri dalam membangun," tandas Kartika.
(izz)
Lihat Juga :