Harga Minyak Dunia Kembali Turun di Perdagangan Asia
Selasa, 15 Desember 2015 - 11:19 WIB
Harga Minyak Dunia Kembali Turun di Perdagangan Asia
A
A
A
NEW YORK - Harga minyak mentah dunia kembali turun pada perdagangan Asia, Selasa (15/2/2015) setelah sempat membaik pada pagi hari tadi. Penurunan ini diprediksi akan terus terjadi mengingat stok minyak global melimpah ketika permintaan justru menurun karena masih menimbang sentimen pasar.
Para pelaku pasar seperti dilansir The Wall Street Jurnal, masih menunggu keputusan bank sentral Amerika Serikat terkait kenaikan suku bunga acuan (Fed Rate) yang diperkirakan akan terjadi tengah pekan ini. Kenaikan Fed Rate diyakini akan memperkuat USD, valuta asing untuk industri dan membuat harga minyak mentah lebih mahal untuk pedagang asing.
Harga minyak mentah berjangka AS di New York Mercantile Exchange sebesar USD36,36 per barel pada pukul 02.36 GMT sedangkan kontrak minyak mentah jenis Brent untuk pengantaran Januari, naik 0,04% menjadi USD37.96 per barel di perdagangan London.
Semalam harga minyah mentah dunia semakin anjlok ketika dalam sesi pertengahan minyak mentah jenis Brent berada pada level USD36,33 per barel. Sementara standar har minyak AS juga sempat semakin terpuruk menjadi USD34,53 per barel.
Para analis mengatakan rendahnya harga minyak dunia akibat dari penolakan organisasi negara pengekspor minyak untuk membatasi produksi mereka yang diperparah meningkatnya pasokan dari Iran dan Libya.
"OPEC terus mengatakan mereka akan memotong produksi jika pemain non-OPEC melakukan hal yang sama. Jika itu memang terjadi, pertanyaannya berapa banyak produksi yang harus dikurangi untuk menyeimbangkan pasar tanpa mengorbankan pasar saham," jelas salah seorang trader yang berbasis di Singapura.
Para pelaku pasar seperti dilansir The Wall Street Jurnal, masih menunggu keputusan bank sentral Amerika Serikat terkait kenaikan suku bunga acuan (Fed Rate) yang diperkirakan akan terjadi tengah pekan ini. Kenaikan Fed Rate diyakini akan memperkuat USD, valuta asing untuk industri dan membuat harga minyak mentah lebih mahal untuk pedagang asing.
Harga minyak mentah berjangka AS di New York Mercantile Exchange sebesar USD36,36 per barel pada pukul 02.36 GMT sedangkan kontrak minyak mentah jenis Brent untuk pengantaran Januari, naik 0,04% menjadi USD37.96 per barel di perdagangan London.
Semalam harga minyah mentah dunia semakin anjlok ketika dalam sesi pertengahan minyak mentah jenis Brent berada pada level USD36,33 per barel. Sementara standar har minyak AS juga sempat semakin terpuruk menjadi USD34,53 per barel.
Para analis mengatakan rendahnya harga minyak dunia akibat dari penolakan organisasi negara pengekspor minyak untuk membatasi produksi mereka yang diperparah meningkatnya pasokan dari Iran dan Libya.
"OPEC terus mengatakan mereka akan memotong produksi jika pemain non-OPEC melakukan hal yang sama. Jika itu memang terjadi, pertanyaannya berapa banyak produksi yang harus dikurangi untuk menyeimbangkan pasar tanpa mengorbankan pasar saham," jelas salah seorang trader yang berbasis di Singapura.
(akr)
Lihat Juga :