Rupiah Menguat Siang Ini, IHSG Masih Melemah
Jum'at, 18 Desember 2015 - 11:56 WIB
Rupiah Menguat Siang Ini, IHSG Masih Melemah
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada siang hari ini Jumat (18/12/2015) balik menguat diikuti pergerakan negatif Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sejak sesi pembukaan.
Rupiah berdasarkan data Yahoo Finance siang hari melonjak naik pada posisi Rp13.998/USD dengan kisaran harian Rp13.985-Rp14.030/USD. Posisi tersebut melesat jauh dari posisi sebelumnya di level Rp14.035/USD.
Sementara berdasarkan data Bloomberg, rupiah berada di level Rp14.006/USD atau membaik dibandingkan posisi sebelumnya di posisi Rp14.008/USD. Sedangkan pada data Limas, Rupiah menunjukkan posisi Rp14.003/USD yang berarti menguat dari posisi sebelumnya pada level Rp14.070/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp14.032/USD. Posisi ini melemah 4 poin dari penutupan sebelumnya di level Rp14.028/USD.
Sedangkan IHSG pada perdagangan sesi I hari ini ditutup tetap melemah 67,97 poin atau 1,49% ke level 4.487,99 di tengah merosotnya bursa Asia. IHSG pagi tadi dibuka turun 45,63 poin atau 1,00% ke level 4.510,33.
Pada perdagangan dalam negeri hingga siang ini sektor saham mayoritas masih melemah. Sektor yang paling terhantam adalah aneka industri yang turun 2,24% diikuti manufaktur sebesar 1,86%.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,6 triliun dengan 3,99 juta saham yang diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp94 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2,3 triliun dan aksi beli Rp2,2 triliun. Tercatat 78 saham menguat, 163 saham melemah dan 69 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp350 menjadi Rp51.850, Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) naik Rp55 menjadi Rp1.470 dan Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) naik Rp17 menjadi Rp150.
Sementara saham-saham yang melemah di antaranya Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp2.350 menjadi Rp26.150, Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp275 menjadi Rp6.500 dan Astra International Tbk (ASII) turun Rp150 menjadi Rp6.250.
Rupiah berdasarkan data Yahoo Finance siang hari melonjak naik pada posisi Rp13.998/USD dengan kisaran harian Rp13.985-Rp14.030/USD. Posisi tersebut melesat jauh dari posisi sebelumnya di level Rp14.035/USD.
Sementara berdasarkan data Bloomberg, rupiah berada di level Rp14.006/USD atau membaik dibandingkan posisi sebelumnya di posisi Rp14.008/USD. Sedangkan pada data Limas, Rupiah menunjukkan posisi Rp14.003/USD yang berarti menguat dari posisi sebelumnya pada level Rp14.070/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp14.032/USD. Posisi ini melemah 4 poin dari penutupan sebelumnya di level Rp14.028/USD.
Sedangkan IHSG pada perdagangan sesi I hari ini ditutup tetap melemah 67,97 poin atau 1,49% ke level 4.487,99 di tengah merosotnya bursa Asia. IHSG pagi tadi dibuka turun 45,63 poin atau 1,00% ke level 4.510,33.
Pada perdagangan dalam negeri hingga siang ini sektor saham mayoritas masih melemah. Sektor yang paling terhantam adalah aneka industri yang turun 2,24% diikuti manufaktur sebesar 1,86%.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,6 triliun dengan 3,99 juta saham yang diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp94 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2,3 triliun dan aksi beli Rp2,2 triliun. Tercatat 78 saham menguat, 163 saham melemah dan 69 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp350 menjadi Rp51.850, Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) naik Rp55 menjadi Rp1.470 dan Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) naik Rp17 menjadi Rp150.
Sementara saham-saham yang melemah di antaranya Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp2.350 menjadi Rp26.150, Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp275 menjadi Rp6.500 dan Astra International Tbk (ASII) turun Rp150 menjadi Rp6.250.
(akr)
Lihat Juga :