Negara-negara WTO Sepakat Hapus Subsidi Ekspor Pertanian

Senin, 21 Desember 2015 - 12:21 WIB
Negara-negara WTO Sepakat...
Negara-negara WTO Sepakat Hapus Subsidi Ekspor Pertanian
A A A
NAIROBI - Negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) telah sepakat untuk menghapus subsidi ekspor pertanian. Negara-negara maju anggota WTO berniat menghentikan subsidi secepatnya, sementara negara-negara berkembang melakukannya pada akhir 2018.

WTO yang beranggotakan 162 negara menyebut kesepakatan ini sebagai hasil yang paling penting dalam bidang pertanian sejak badan ini didirikan tahun 1995. Pencabutan subsidi ekspor ini dimaksudkan untuk membantu para petani di negara-negara miskin agar bisa bersaing secara adil.

"Keputusan yang Anda ambil hari ini dalam persaingan ekspor benar-benar luar biasa," kata Direktur Jenderal WTO, Roberto Azevedo dalam sidang penutupan di ibukota Kenya, Nairobi, seperti dilansir BBC, Senin (21/12/2015).

Sementara itu perundingan soal hambatan perdagangan lainnya masih belum berhasil dipecahkan pada akhir pertemuan puncak WTO di Kenya, pekan lalu. Keputusan WTO yang diklaim sebagai langkah bersejarah, juga disambut baik oleh Komite Perdagangan Uni Eropa.

"Bagi mereka yang pernah meragukannya, ini membuktikan relevansi WTO dan kapasitasnya untuk membawa hasil," jelas Cecilia Malmstrom, Komisioner Perdagangan Uni Eropa.

Sedangkan Menteri Luar Negeri Kenya, Amina Mohamed mengatakan dalam KTT tersebut, "Hal ini bakal dikenang sebagai lompatan bersejarah, baik oleh negara maju dan berkembang," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha Bersama Pemerintah...
Pengusaha Bersama Pemerintah Siap Hadapi Uni Eropa dan WTO
Daftar Negara Berkembang...
Daftar Negara Berkembang di Dunia: China Termasuk?
Kandidat dari Saudi:...
Kandidat dari Saudi: Perbaiki WTO Butuh Manajemen dan Kepemimpinan
Perseteruan Indonesia...
Perseteruan Indonesia dengan Brasil Soal Daging Ayam Masuki Babak Baru
Diam-diam China dan...
Diam-diam China dan Australia Tarung di WTO, Geger Soal Tarif Impor Wine
Dibayangi Resesi, WTO...
Dibayangi Resesi, WTO Ungkap Faktor Pendorong Perdagangan Global
Berita Terkini
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
1 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
3 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
4 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
5 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
7 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved