Bursa China Melonjak, IHSG Ditutup Menguat
Senin, 21 Desember 2015 - 16:18 WIB
Bursa China Melonjak, IHSG Ditutup Menguat
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup berhasil di zona hijau di tengah mayoritas menguatnya bursa Asia dipimpin bursa saham China. IHSG naik 22,03 poin atau 0,49% ke level 4.490,68.
IHSG pagi tadi dibuka melemah, turun 14,57 poin atau 0,33% ke level 4.454,07 dan pada sesi I IHSG mampir ke zona hijau, naik 2,45 poin atau 0,05% ke level 4.471,10. Sementara, akhir pekan kemarin IHSG ditutup berkurang 87,31 poin 1,92% ke level 4.468,65.
Seperti dikutip dari Reuters, saham China mempimpin kenaikan pasar Asia pada hari ini, berlawanan dengan Wall Street yang melemah. Sementara, harga minyak mentag brent turun terendah dalam 11 tahun di tengah kekhawatiran baru atas kelebihan pasokan minyak global.
Indeks Shanghai dan Hang Seng naik. "Seperti yang kita ketahui, dua pekan menjelang akhir tahun ini, likuiditas akhir tahun terbatas akan menjadi sesuatu yang perlu dijaga," kata Bernard AW, strategi pasar IG di Singapura.
Sementara, indeks utama Australia berakhir sedikit berubah. Sedangkan indeks Jepang Nikkei memperpanjang penurunan.
Adapun indeks Nikkei turun 70,78 poin atau 0,37% ke level 18.916,02; indeks Hang Seng menguat 36,12 poin atau 0,17% ke level 21.791,68, indeks Shanghai menguat 63,51 poin atau 1,77% ke level 3.642,47, dan indeks Straits Times melemah 6,35 poin atau 0,22% ke level 2.847,22.
Sektor saham hari ini mayoritas positif. Sektor yang menguat paling tinggi adalah sektor industri dasar yang naik 2,64 disusul sektor infrastruktur, naik 1,03%. Sedangkan sektor yang melemah terdalam adalah sektor perkebunan, turun 0,53%.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,51 triliun dengan 4,86 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp486,54 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,29 triliun dan aksi beli Rp1,80 triliun. Tercatat 160 saham menguat, 113 saham melemah dan 85 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) naik Rp500 menjadi Rp8.000, PT Gudang garam Tbk (GGRM) naik Rp150 menjadi Rp51.950, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp150 menjadi Rp17.375.
Sementara, saham-saham yang melemah, di antaranya PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun RP250 menjadi RP28.000, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun 110 menjadi Rp4.850, dan PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp100 menjadi Rp6.175.
IHSG pagi tadi dibuka melemah, turun 14,57 poin atau 0,33% ke level 4.454,07 dan pada sesi I IHSG mampir ke zona hijau, naik 2,45 poin atau 0,05% ke level 4.471,10. Sementara, akhir pekan kemarin IHSG ditutup berkurang 87,31 poin 1,92% ke level 4.468,65.
Seperti dikutip dari Reuters, saham China mempimpin kenaikan pasar Asia pada hari ini, berlawanan dengan Wall Street yang melemah. Sementara, harga minyak mentag brent turun terendah dalam 11 tahun di tengah kekhawatiran baru atas kelebihan pasokan minyak global.
Indeks Shanghai dan Hang Seng naik. "Seperti yang kita ketahui, dua pekan menjelang akhir tahun ini, likuiditas akhir tahun terbatas akan menjadi sesuatu yang perlu dijaga," kata Bernard AW, strategi pasar IG di Singapura.
Sementara, indeks utama Australia berakhir sedikit berubah. Sedangkan indeks Jepang Nikkei memperpanjang penurunan.
Adapun indeks Nikkei turun 70,78 poin atau 0,37% ke level 18.916,02; indeks Hang Seng menguat 36,12 poin atau 0,17% ke level 21.791,68, indeks Shanghai menguat 63,51 poin atau 1,77% ke level 3.642,47, dan indeks Straits Times melemah 6,35 poin atau 0,22% ke level 2.847,22.
Sektor saham hari ini mayoritas positif. Sektor yang menguat paling tinggi adalah sektor industri dasar yang naik 2,64 disusul sektor infrastruktur, naik 1,03%. Sedangkan sektor yang melemah terdalam adalah sektor perkebunan, turun 0,53%.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,51 triliun dengan 4,86 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp486,54 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,29 triliun dan aksi beli Rp1,80 triliun. Tercatat 160 saham menguat, 113 saham melemah dan 85 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) naik Rp500 menjadi Rp8.000, PT Gudang garam Tbk (GGRM) naik Rp150 menjadi Rp51.950, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp150 menjadi Rp17.375.
Sementara, saham-saham yang melemah, di antaranya PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun RP250 menjadi RP28.000, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun 110 menjadi Rp4.850, dan PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp100 menjadi Rp6.175.
(izz)
Lihat Juga :