Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik
Kamis, 24 Desember 2015 - 10:28 WIB
Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik
A
A
A
NEW YORK - Harga minyak mentah dunia terus merangkak naik pada awal perdagangan hari ini, Kamis (24/12/2015) dengan kenaikan 11% dalam satu pekan terakhir sebelum Natal. Sementara itu persediaan minyak Amerika Serikat (AS) disebutkan mengalami penurunan lebih besar dibandingkan perkiraan sebelumnya.
Seperti dilansir Reuters, harga minyak berjangka jenis Wets Texas Intermediate (WTI) berada pada posisi USD37.82 per barel atau naik 11,5% sejak awal pekan kemarin. Penguatan ini terjadi setelah harga saham merosot, serta adanya upaya mengurangi pengeboran.
Sementara di London, minyak jenis Brent pengiriman Februari bertambah USD1,25 ke posisi USD37,36 per barrel. Dalam penyimpanan menurut laporan Departemen Energi AS yang menyebutkan bahwa persediaan minyak mentah mingguan AS jatuh ke posisi 5,88 juta barel menjadi 484.78 juta.
Meskipun pekan ini harga minyak dunia cenderung membaik, tapi secara keseluruhan kondisi pasar tetap lemah karena produksi setiap harinya mencapai 0,5 sampai 2 juta bareal minyak mentah yang melebihi permintaan. Para analis mengatakan masih akan memakan waktu lama untuk membuat harga menjadi stabil.
"Harga komoditi energi naik sedikit karena produksi tergelincir, hingga memudahkan pasokan saat ini yang masih berjuang dengan permintaan. Pertumbuhan permintaan harus tetap terjaga, tapi persediaan juga tidak boleh berlebih," jelas ahli strategi investasi senior di US Bank Wealth Management, Rob Haworth.
Seperti diketahui harga minyak mentah AS telah jatuh lebih dari 10 persen sejak awal bulan dan tetap hampir dua pertiga di bawah harga terendah sejak pertengahan 2014 saat harga minyak mulai jatuh.
Seperti dilansir Reuters, harga minyak berjangka jenis Wets Texas Intermediate (WTI) berada pada posisi USD37.82 per barel atau naik 11,5% sejak awal pekan kemarin. Penguatan ini terjadi setelah harga saham merosot, serta adanya upaya mengurangi pengeboran.
Sementara di London, minyak jenis Brent pengiriman Februari bertambah USD1,25 ke posisi USD37,36 per barrel. Dalam penyimpanan menurut laporan Departemen Energi AS yang menyebutkan bahwa persediaan minyak mentah mingguan AS jatuh ke posisi 5,88 juta barel menjadi 484.78 juta.
Meskipun pekan ini harga minyak dunia cenderung membaik, tapi secara keseluruhan kondisi pasar tetap lemah karena produksi setiap harinya mencapai 0,5 sampai 2 juta bareal minyak mentah yang melebihi permintaan. Para analis mengatakan masih akan memakan waktu lama untuk membuat harga menjadi stabil.
"Harga komoditi energi naik sedikit karena produksi tergelincir, hingga memudahkan pasokan saat ini yang masih berjuang dengan permintaan. Pertumbuhan permintaan harus tetap terjaga, tapi persediaan juga tidak boleh berlebih," jelas ahli strategi investasi senior di US Bank Wealth Management, Rob Haworth.
Seperti diketahui harga minyak mentah AS telah jatuh lebih dari 10 persen sejak awal bulan dan tetap hampir dua pertiga di bawah harga terendah sejak pertengahan 2014 saat harga minyak mulai jatuh.
(akr)
Lihat Juga :