Harga Konsumen Jepang Naik Pertama Kali dalam 4 Bulan

Jum'at, 25 Desember 2015 - 14:20 WIB
Harga Konsumen Jepang...
Harga Konsumen Jepang Naik Pertama Kali dalam 4 Bulan
A A A
TOKYO - Harga konsumen Jepang pada November naik sedikit setelah terjadi penurunan selama tiga bulan. Penurunan harga minyak terus menekan inflasi.

Seperti dikutip dari Bloomberg, Jumat (25/12/2015), harga konsumen tidak termasuk makanan segar naik 0,1% pada November dari tahun sebelumnya. Para ekonom yang disurvei Bloomberg, memperkirakan harga menjadi datar.

Program stimulus moneter Bank of Japan (BOJ) pekan lalu untuk mempersiapkan langkah mengakhiri deflasi di Jepang. Sementara, Gubernur Haruhiko Kuroda telah mengindikasikan bahwa dia tidak akan membahas penurunan harga hanya disebabkan oleh harga energi yang rendah, jika deflasi berlanjut bisa menunda mengubah pola pikir perusahaan dan konsumen tentang pengeluaran dan meminta bank untuk menambah stimulus lagi.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe telah mendesak perusahaan untuk memperluas investasi di beberapa pabrik dan upah yang lebih tinggi karena pertumbuhan pendapatan hangat telah faktor dalam menekan belanja konsumen.

BOJ juga mengumumkan program baru untuk membeli reksa dana terbuka exchange traded fund (FTF) terdiri dari saham dari perusahaan secara proaktif berinvestasi.

"Inflasi akan tetap tenang mengingat apa yang terjadi dengan minyak. pasar akan terus berspekulasi untuk pelonggaran lebih lanjut," kata Daiju Aoki, seorang ekonom di UBS.

Kuroda mengatakan, tren inflasi membaik setelah target BOJ tidak berubah pekan lalu. BOJ mengharapkan harga konsumen mencapai 2% sekitar enam bulan sampai Maret 2017, namun hal itu tergantung dari pergerakan harga minyak.

Dalam survei Bloomberg, 10 dari 25 analis yang mengharapkan adanya pelonggaran lebih lanjut pada Juli dan satu melihatnya pada Januari 2017 atau lebih lambat. 14 analis lainnya memprediksi tidak ada stimulus lebih lanjut di masa mendatang.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dalam Sekejap, 1.000...
Dalam Sekejap, 1.000 Lebih Perusahaan di Jepang Bangkrut
Dampak Inflasi Global...
Dampak Inflasi Global Merembes ke Ekonomi Jepang, Investor Cemas
Resesi, Jepang Tak Lagi...
Resesi, Jepang Tak Lagi Jadi Negara Ekonomi Terbesar Ketiga di Dunia
Ekonomi Tumbang, Jepang...
Ekonomi Tumbang, Jepang Pesimistis Pemulihan Bakal Berjalan Cepat
Terjun ke Jurang Resesi,...
Terjun ke Jurang Resesi, Aktivitas Pabrik di Jepang Semakin Memburuk
Inflasi Jepang Tembus...
Inflasi Jepang Tembus 4%, Pecah Rekor Pertama Sejak 1981
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
7 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
7 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
7 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
7 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
7 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
8 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Salat Tarawih...
Jadwal Salat Tarawih Pertama di Bulan Suci Ramadan 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved