IHSG Menghijau Seiring Penguatan Rupiah Siang Ini
Senin, 28 Desember 2015 - 12:30 WIB
IHSG Menghijau Seiring Penguatan Rupiah Siang Ini
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada siang ini, Senin (28/12/2015) ditutup menghijau setelah sempat turun pada pembukaan pagi tadi. Penguatan IHSG seiring dengan membaiknya kondisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD), meski masih betah di atas Rp13.000/USD.
Rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp13.631/USD. Posisi itu menguat dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.650/USD. Sementara berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp13.675/USD. Posisi itu membaik dibanding sebelumnya pada posisi Rp13.678/USD.
Sementara menurut data Yahoo Finance, rupiah tercatat ada di posisi Rp13.670/USD, dengan kisaran harian Rp13.610-13.670/USD. Posisi tersebut positif dibanding posisi kemarin di level Rp13.675/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.639/USD. Posisi ini menguat tipis 5 poin dari penutupan sebelumnya di level Rp13.644/USD.
Sedangkan IHSG pada perdagangan sesi I hari ini ditutup menghijau, naik 28,42 poin atau 0,63% ke level 4.551,07 di tengah membaiknya mayoritas bursa asia. IHSG pagi tadi dibuka negatif turun 9,63 poin atau 0,21% ke level 4.513,03.
Sektor saham hari ini mayoritas menguat dengan sektor yang mengalami penguatan tertinggi adalah keuangan naik 1.14%, disusul sektor properti naik 1.06%. Sementara, satu-satunya sektor yang melemah hanya sektor industri dasar yang turun sebesar 0.63%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp1,8 triliun dengan 2,5 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp74 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp657 miliar dan aksi beli Rp583 miliar. Tercatat 158 saham menguat, 76 saham melemah dan 78 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya Matahari Department Store Tbk (LPPF), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya Mayora Indah Tbk (MYOR), HM Sampoerna Tbk (HMSP) dan Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS).
Rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp13.631/USD. Posisi itu menguat dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.650/USD. Sementara berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp13.675/USD. Posisi itu membaik dibanding sebelumnya pada posisi Rp13.678/USD.
Sementara menurut data Yahoo Finance, rupiah tercatat ada di posisi Rp13.670/USD, dengan kisaran harian Rp13.610-13.670/USD. Posisi tersebut positif dibanding posisi kemarin di level Rp13.675/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.639/USD. Posisi ini menguat tipis 5 poin dari penutupan sebelumnya di level Rp13.644/USD.
Sedangkan IHSG pada perdagangan sesi I hari ini ditutup menghijau, naik 28,42 poin atau 0,63% ke level 4.551,07 di tengah membaiknya mayoritas bursa asia. IHSG pagi tadi dibuka negatif turun 9,63 poin atau 0,21% ke level 4.513,03.
Sektor saham hari ini mayoritas menguat dengan sektor yang mengalami penguatan tertinggi adalah keuangan naik 1.14%, disusul sektor properti naik 1.06%. Sementara, satu-satunya sektor yang melemah hanya sektor industri dasar yang turun sebesar 0.63%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp1,8 triliun dengan 2,5 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp74 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp657 miliar dan aksi beli Rp583 miliar. Tercatat 158 saham menguat, 76 saham melemah dan 78 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya Matahari Department Store Tbk (LPPF), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya Mayora Indah Tbk (MYOR), HM Sampoerna Tbk (HMSP) dan Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS).
(akr)
Lihat Juga :