DEN: Tiga Kementerian Bikin PLN Tak Nyaman

Selasa, 29 Desember 2015 - 11:08 WIB
DEN: Tiga Kementerian...
DEN: Tiga Kementerian Bikin PLN Tak Nyaman
A A A
JAKARTA - Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Rinaldy Dalimi mengatakan, saat ini Perusahaan Listrik Negara (PLN) sedang berada pada posisi yang tidak nyaman karena dituntut tiga atasannya di jajaran kementerian Joko Widodo (Jokowi) untuk berbagai kepentingan.

Menurutnya, memang PLN memiliki tugas untuk melistriki seluruh wilayah Indonesia termasuk daerah-daerah yang tidak menguntungkan, karena dia merupakan public service company.

"PLN sedang berada di posisi yang tidak ideal, tidak nyaman. Selain harus melistriki semua wilayah Indonesia termasuk wilayah yang tidak menguntungkan, dia dituntut oleh tiga kementerian untuk memenuhi beberapa kepentingan, dan tidak mungkin PLN menjalankan semuanya," kata Rinaldy di Warung Komando Tebet, dalam diskusi "Apakah Penyesuaian Tarif Listrik Opsi yang Tepat Guna?" di Jakarta, Selasa (29/12/2015).

Hal ini mengakibatkan, sulit mengukur dengan benar apakah PLN sebetulnya sudah efisien atau belum. Tiga kementerian yang memiliki kepentingan tersebut yakni, Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan, dan Kementerian ESDM.

"Kementerian BUMN bilang, PLN harus untung sebagai public service company, Kemenkeu bilang PLN harus kurangi cost. Sedangkan Kementerian ESDM bilang PLN harus mengaliri listrik seluruh Indonesia. Ketiga atasan PLN ini mengakibatkan PLN tidak bisa mengikuti semuanya," kata dia.

Terlebih, kata Rinaldy, Kementerian Keuangan selalu meminta PLN membeli listrik dengan harga termurah, padahal itu jelas tidak bisa karena harga jualnya lebih rendah daripada harga belinya. Jadi, menurut dia, dengan adanya penyesuaian tarif listrik untuk saat ini merupakan langkah ideal untuk PLN.

"Ya, jadi mengenai tarif listrik sekarang, saya lihat ini adalah pada posisi PLN dalam kondisi yang paling ideal dari yang tidak-tidak ideal," pungkas Rinaldy.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kompor Induksi Buat...
Kompor Induksi Buat Hidup Jadi Lebih Praktis, Nyaman dan Hemat
PLN Runners Bertekad...
PLN Runners Bertekad Sukseskan PLN Mobile Color Run 2025 di Palembang
Program Ikatan Kerja...
Program Ikatan Kerja PT PLN (Persero) Resmi Dibuka, Ini Persyaratannya!
Alasan PLN Matikan Listrik...
Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras
PLN Startup Day 2025...
PLN Startup Day 2025 Dukungan Kembangkan Startup Greentech Indonesia
Viral, Tiang Listrik...
Viral, Tiang Listrik Berdiri di Tanah Warga, Mau Dipindah PLN Minta Rp12,6 Juta
Berita Terkini
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
25 menit yang lalu
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
39 menit yang lalu
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
2 jam yang lalu
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
3 jam yang lalu
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
4 jam yang lalu
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
9 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved