Indef Minta Pemerintah Waspadai Pembekakan Utang

Rabu, 30 Desember 2015 - 15:27 WIB
Indef Minta Pemerintah...
Indef Minta Pemerintah Waspadai Pembekakan Utang
A A A
JAKARTA - Institute for Development of Economic and Finance (Indef) meminta pemerintah mewaspadai utang negara yang sebesar Rp4.204,7 triliun.

Direktur Eksekutif Indef Enny Sri Hartati mengatakan, meski rasio product domestic bruto (PDB) Indonesia masih aman, namun banyak indikator yang patut dicermati lebih dalam di luar sektor itu.

"Pemerintah harus waspada dengan utang ini. Memang jika dilihat dari rasio PDB kita masih aman‎, di bawah 60 %. Namun banyak indikator yang mesti diperhatikan karena kita tahu penerimaan kita turun," kata dia di Kantornya, Rabu (30/12/2015).

Indef mencatat jika sepanjang Januari hingga November 2015 utang pemerintah bertambah Rp466,04 triliun atau naik 17,86% dibanding tahun lalu. Bahkan lebih dari itu, realisasi utang ini mengalami pembengkakan hampir dua kali lipat jika dibanding 2014 yang meningkat 9,82% dari 2013 atau sebesar Rp233,2 triliun.

Selain itu, realisasi penerimaan pajak sampai akhir November 2015 baru mencapai 68,2% atau sebesar Rp1.015,6 triliun. Capaian ini jauh merosot jika dibanding periode sama 2014 yang mampu mencapai 80,2% atau sebesar Rp1.246,1 triliun.

‎"Nah, ketika utang aman atau tidak, risiko tinggi atau tidak, ya sederhana saja. Apakah kita mampu refinancing atau tidak, mampu membayar atau tidak. Itu semua tergantung pada penerimaan," tukas Enny.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Utang Negara Meningkat...
Utang Negara Meningkat Selama Pandemi
Utang Dunia Tembus Rekor...
Utang Dunia Tembus Rekor Gila Rp6.168 Kuadriliun! Investor Mulai Buang AS?
10 Negara Tanpa Utang...
10 Negara Tanpa Utang Publik, Salah Satunya dalam Kondisi Berperang
Prabowo Teken PP Hapus...
Prabowo Teken PP Hapus Utang Macet UMKM, Petani, hingga Nelayan, Catat Syaratnya
Apa yang Terjadi Jika...
Apa yang Terjadi Jika Negara Bangkrut? Serem Nih...
Utang Negara Rp6.570,17...
Utang Negara Rp6.570,17 Triliun Bisa Dibayar Lewat Pajak, Ekonom: Terlalu Sederhana
Berita Terkini
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
10 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
10 jam yang lalu
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
11 jam yang lalu
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
11 jam yang lalu
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
12 jam yang lalu
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
12 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved