10 Perusahaan Kuasai 70% Premi Asuransi Jiwa

Kamis, 31 Desember 2015 - 21:14 WIB
10 Perusahaan Kuasai...
10 Perusahaan Kuasai 70% Premi Asuransi Jiwa
A A A
JAKARTA - Ketua Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Hendrisman Rahim mengungkapkan, 10 perusahaan asuransi jiwa menguasai 70% dari total premi tahun ini. Dia menambahkan sisa jumlah premi yang sebanyak 30% dipegang oleh 44 perusahaan asuransi jiwa lainnya, baik milik pemerintah maupun swasta.

"Total premi 70% premi dipegang 10 perusahaan dari total keseluruhan 54 perusahaan asuransi. Sebanyak 10 perusahaan ini hampir semua joint venture asing dan lokal," ujarnya di Jakarta, Kamis (31/12/2015).

Menurutnya bukan tak mungkin perusahaan asuransi jiwa milik pemerintah bisa mengimbangi para perusahaan joint venture tersebut. "Tantangannya satu, perusahaan joint venture lebih besar. Mengalahkannya susah karena bedanya masih jauh tapi bukannya mustahil," katanya.

Berdasarkan laporan yang diterima AAJI, Dia menerangkan premi asuransi jiwa tercatat naik hingga 30% pada tahun ini meski nilai investasi menurun.

"Laporan yang diterima AAJI tampaknya pertumbuhan premi 20-30% tercapai. Namun, hasil nilai investasi tapi di bawah, agak turun berapa persen, nilai investasinya naik tapi hasilnya turun," pungkasnya.

Sekedar informasi, pendapatan premi asuransi jiwa meningkat dari Rp86,92 triliun menjadi Rp100,80 triliun dalam setahun ini. Sementara, total pendapatan (income) melorot karena penurunan kinerja (pasar uang) sebesar 26,3%, menjadi Rp 89,10 triliun.

Adanya peningkatan dari total premi berasal dari kenaikan premi bisnis baru sebesar 16,7% dan total premi lanjutan 15%. Untuk hasil investasi menurun drastis dari Rp 30,21 triliun menjadi Rp 15,91 triliun dalam setahun ini.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Mempengaruhi...
Pandemi Covid-19 Mempengaruhi Cara Masyarakat Dalam Memenuhi Kebutuhan Proteksi Diri
Daftar Rumah Sakit di...
Daftar Rumah Sakit di Jakarta yang Tidak Menerima BPJS Kesehatan
OJK Harus Tingkatkan...
OJK Harus Tingkatkan Regulasi untuk Menangani Kasus Gagal Bayar Asuransi Jiwa
Meneropong Potensi Besar...
Meneropong Potensi Besar Pasar Penjualan Asuransi Kecelakaan
Apa Pentingnya Punya...
Apa Pentingnya Punya Asuransi Kendaraan Ketika Mudik Lebaran?
BRINS Hadirkan Greensurance,...
BRINS Hadirkan Greensurance, Inovasi Terbaru Asuransi Ramah Lingkungan
Berita Terkini
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
7 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
14 menit yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
39 menit yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
1 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
1 jam yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved