Harga Emas Global Terkerek Minyak Dunia, Emas Antam Tak Bergerak

Senin, 04 Januari 2016 - 08:48 WIB
Harga Emas Global Terkerek...
Harga Emas Global Terkerek Minyak Dunia, Emas Antam Tak Bergerak
A A A
JAKARTA - Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini di awal tahun 2016, tidak bergerak, sedangkan harga beli kembali (buyback) naik Rp1.000/gram. Sementara harga emas global terkerek naik, mengikuti membaiknya harga minyak mentah dunia yang terkena imbas konflik panas Timur Tengah antara Arab Saudi dan Iran.

Dilansir dari situs Logammulia, Senin (4/1/2016), harga jual emas Antam masih betah pada posisi Rp545.000/gram dari sebelumnya. Sementara harga buyback emas Antam naik Rp1.000/gram menjadi Rp471000/gram dari sebelumnya Rp470.000/gram.

Adapun, emas ukuran 2 gram dibanderol Rp1.050.000, dengan harga per gram Rp525.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.557.000 dengan harga Rp519.000/gram. Harga emas 4 gram senilai Rp2.064.000 dengan harga per gram Rp516.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.580.000 dengan harga per gram Rp516.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.110.000, dengan harga per gram Rp511.000.

Harga emas 25 gram Rp12.700.000 dengan harga per gram Rp508.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp25.350.000, dengan harga per gram Rp507.000. Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp50.650.000, dengan harga per gram Rp506.500.

Harga emas 250 gram mencapai Rp126.500.000, dengan harga per gram Rp506.000, dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp252.800.000, dengan harga per gram Rp505.600.

Sedangkan seperti dikutip dari Reuters, harga emas dunia di pasar spot hari ini naik 0,3% menjadi USD1.063,50 per ons pada pukul 00.43 GMT. Dan harga emas AS berjangka juga melonjak 0,3%, sementara harga perak melompat hampir 1% ke posisi USD13,91.

Kenaikan emas global seiring dengan membaiknya harga minyak mentah dunia ketika Arab Saudi memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran, menanggapi serbuan protes ke kedutaan mereka di Teheran menyusul eksekusi seorang ulama Muslim Syiah.

Buntutnya konflik antara dua produsen minyak terbesar di dunia itu adalah kenaikan harga minyak mentah jenis Brent yang melompat hampir 3% sedangkan minyak jenis WTI naik 2,7 persen di awal perdagangan Asia, pada Senin ini.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Emas Antam Kembali...
Harga Emas Antam Kembali Meroket, Tembus Rp2,65 Juta per Gram
Pandemi Covid-19 Tak...
Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Minat Masyarakat Berinvestasi Emas
Harli Siregar: 109 Ton...
Harli Siregar: 109 Ton Emas Antam Asli tapi Ilegal
Harga Emas Terus Meroket...
Harga Emas Terus Meroket Usai Libur Lebaran
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Tembus Rp 14.000
Harga Emas Antam Tembus...
Harga Emas Antam Tembus Rp1 Juta
Berita Terkini
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
2 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
3 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
4 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
6 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
7 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
9 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Argentina Ditantang Cape Verde
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved