Rupiah Ditutup Makin Dekati Level Rp14.000/USD
Senin, 04 Januari 2016 - 16:29 WIB
Rupiah Ditutup Makin Dekati Level Rp14.000/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan awal 2016 ditutup makin melemah mendekati level Rp14.000/USD ketika USD tergelincir terhadap beberapa mata uang di dunia.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada pada posisi Rp13.925/USD dengan kisaran harian Rp13.835-Rp13,925/USD. Posisi tersebut turun 110 poin dibanding posisi sebelumnya di level Rp13.815/USD.
Rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berakhir pada level Rp13.930/USD. Posisi itu menyusut 107 poin dari posisi akhir tahun 2015 kemarin yang berada di level Rp13.823/USD.
Dan menurut data Bloomberg sore ini, rupiah terus menurun hingga penutupan di level Rp13.943/USD. Posisi penutupan hari ini terapresiasi 156 poin dibanding penutupan terakhir di posisi Rp13.787/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, tercatat ada pada level Rp13.898/USD di awal tahun 2016. Posisi ini merosot tajam 103 poin dari penutupan akhir tahun di level Rp13.795/USD.
Dilansir Investing.com, menyebutkan USD kembali melemah terhadap Yen seiring meningkatnya tensi ketegangan di Timur Tengah dan melemahnya pertumbuhan ekonomi China. USD terhadap yen tercatat turun 1,14% menjadi 118.86 untuk menembus level terendah sejak 15 Oktober tahun lalu.
USD juga menyusut terhadap franc Swiss sebesar 0,92% ke level 0.9932. Sedangkan indeks USD terhadap beberapa mata uang utama lainnya juga terpuruk 0,55% ke posisi 98,22. Hasil lebih baik dicatat euro terhadap USD dengan kenaikan tipis 0,67% ke posisi 1.0927.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada pada posisi Rp13.925/USD dengan kisaran harian Rp13.835-Rp13,925/USD. Posisi tersebut turun 110 poin dibanding posisi sebelumnya di level Rp13.815/USD.
Rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berakhir pada level Rp13.930/USD. Posisi itu menyusut 107 poin dari posisi akhir tahun 2015 kemarin yang berada di level Rp13.823/USD.
Dan menurut data Bloomberg sore ini, rupiah terus menurun hingga penutupan di level Rp13.943/USD. Posisi penutupan hari ini terapresiasi 156 poin dibanding penutupan terakhir di posisi Rp13.787/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, tercatat ada pada level Rp13.898/USD di awal tahun 2016. Posisi ini merosot tajam 103 poin dari penutupan akhir tahun di level Rp13.795/USD.
Dilansir Investing.com, menyebutkan USD kembali melemah terhadap Yen seiring meningkatnya tensi ketegangan di Timur Tengah dan melemahnya pertumbuhan ekonomi China. USD terhadap yen tercatat turun 1,14% menjadi 118.86 untuk menembus level terendah sejak 15 Oktober tahun lalu.
USD juga menyusut terhadap franc Swiss sebesar 0,92% ke level 0.9932. Sedangkan indeks USD terhadap beberapa mata uang utama lainnya juga terpuruk 0,55% ke posisi 98,22. Hasil lebih baik dicatat euro terhadap USD dengan kenaikan tipis 0,67% ke posisi 1.0927.
(akr)