Permintaan Naik, Harga Minyak Dunia Terus Membaik
Selasa, 05 Januari 2016 - 09:46 WIB
Permintaan Naik, Harga Minyak Dunia Terus Membaik
A
A
A
LONDON - Harga minyak mentah dunia terus membaik pada perdagangan hari ini, Selasa (5/1/2016) setelah kemarin kondisi volatile terjadi dimana tingginya permintaan membuat harga melonjak naik. Ketegangan di Timur Tengah yang terus memanas antara Arab Saudi dan Iran menimbulkan kecemasan terkait pertumbuhan ekonomi global.
Harga minyak mentah jenis Brent LCOc1 naik 22 sen menjadi USD37,44 per barel pada pukul 01,42 GMT waktu setempat, untuk menandai kebangkitan setelah selama tiga pekan sebelumnya sempat terpuruk. Namun untuk harga minyak mentah berjangka, ketegangan antara Arab Saudi dan Iran diyakini tidak akan mempengaruhi pasokan minyak yang ada.
Minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) naik 8 sen pada posisi USD37,04 CLc1. "Konflik antara dua negara produsen minyak dunia tersebut, kemungkinan akan menghentikan kerja sama keduanya soal produksi, tapi tidak akan mengurangi. Justru bakal memburuk dalam hal kelebihan pasokan di 2016," jelas bank ANZ.
Saat harga Brent dan WTI berada pada posisi dua pertiga lebih rendah dibandingan pada 2014 lalu, harga minyak mentah diprediksi akan menjadi USD50 per barel di tengah banjirnya pasokan minyak mentah global. Seperti diketahui konflik panas yang terjadi antara Arab Saudi dan Iran yang disebabkan perbedaan pendapat dua negara terkait eksekusi seorang ulama Muslim Syiah.
Harga minyak mentah jenis Brent LCOc1 naik 22 sen menjadi USD37,44 per barel pada pukul 01,42 GMT waktu setempat, untuk menandai kebangkitan setelah selama tiga pekan sebelumnya sempat terpuruk. Namun untuk harga minyak mentah berjangka, ketegangan antara Arab Saudi dan Iran diyakini tidak akan mempengaruhi pasokan minyak yang ada.
Minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) naik 8 sen pada posisi USD37,04 CLc1. "Konflik antara dua negara produsen minyak dunia tersebut, kemungkinan akan menghentikan kerja sama keduanya soal produksi, tapi tidak akan mengurangi. Justru bakal memburuk dalam hal kelebihan pasokan di 2016," jelas bank ANZ.
Saat harga Brent dan WTI berada pada posisi dua pertiga lebih rendah dibandingan pada 2014 lalu, harga minyak mentah diprediksi akan menjadi USD50 per barel di tengah banjirnya pasokan minyak mentah global. Seperti diketahui konflik panas yang terjadi antara Arab Saudi dan Iran yang disebabkan perbedaan pendapat dua negara terkait eksekusi seorang ulama Muslim Syiah.
(akr)
Lihat Juga :