Pakai Tradisi Lama, RI Bakal Digempur Asing di Pasar Bebas ASEAN

Rabu, 06 Januari 2016 - 13:19 WIB
Pakai Tradisi Lama,...
Pakai Tradisi Lama, RI Bakal Digempur Asing di Pasar Bebas ASEAN
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkali-kali menekankan agar Indonesia mengubah pola dan tradisi lama yang kerap santai dan berleha-leha dalam mengerjakan program dan kegiatan pemerintah yang memberikan dorongan terhadap pertumbuhan ekonomi di Tanah Air. Terlebih, saat ini Indonesia telah memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Dia mengatakan, masyarakat Indonesia sudah tidak bisa menolak lagi dengan era pasar bebas ASEAN yang mulai berlaku 1 Januari 2016 lalu. Ditekankan olehnya kini saatnya kerja cepat agar Indonesia tidak kalah dalam persaingan di tingkat regional.

‎"Karena sekarang adalah era kompetisi, era persaingan, ini sudah masuk MEA. Sudah tidak bisa ditolak lagi, sudah tidak bisa bilang saya tidak mau. Kalau pola lama, kalau tradisi lama masih diteruskan, jangan kaget kalau orang-orang luar yang akan masuk," katanya di Kantor Kementerian PUPR di Jakarta, Rabu (6/1/2016).

(Baca Juga: Hadapi Pasar Bebas ASEAN, Jokowi Soroti Empat Hal)

Menurutnya, jika Indonesia tidak mengubah tradisi lamanya maka 11 negara di ASEAN akan meluncur menguasai produk hingga proyek yang ada di Indonesia.‎ Sementara itu Mantan Gubernur DKI Jakarta ini pun bahagia dengan langkah Kementerian PUPR yang telah menggeser tradisi lama dengan memulai proyek sejak awal tahun.

‎"Oleh sebab itu saya ucapkan terimakasih, pola sekarang sudah diubah. Dulu (proyek mulai) Mei sampai Oktober. Sekarang dimajukan ke Januari‎‎. Pada 2016, saya minta informasi tadi ada 10.649 paket dan Januari akan ditandatangani 1.026 paket sebesar Rp25 triliun. Hari ini yang sudah ditandatangani Rp8,8 triliun. Ini angka yang sangat bagus untuk memberikan dorongan kepada growth (pertumbuhan ekonomi)," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Momentum ketika Jokowi...
Momentum ketika Jokowi Bertemu Joko Widodo
Gunakan Aplikasi Baru...
Gunakan Aplikasi Baru saat Ratas, Jokowi: Sudah Dengar? Tes, Tes, Tes
1 Jam Pertemuan Dubes...
1 Jam Pertemuan Dubes Belanda dengan Jokowi, Ini yang Dibicarakan
Ketika Ketum MUI Panggil...
Ketika Ketum MUI Panggil Jokowi Insinyur Haji Muhammad Joko Widodo
Banjir Ucapan Selamat...
Banjir Ucapan Selamat Ultah, Jokowi: Saya Hanya Bisa Mengucap Syukur
Puluhan Tahun Impor...
Puluhan Tahun Impor Mesin, Jokowi: Jangan Cuma Beli Jadi, Akuisisi Teknologinya!
Berita Terkini
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
49 menit yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
2 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
2 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
2 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
3 jam yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
3 jam yang lalu
Infografis
Cyclone RA9, Motor Super...
Cyclone RA9, Motor Super Canggih Bakal Dijual Bebas di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved