Berseteru dengan Pertamina, PLN Pastikan Aliran Listrik Aman

Kamis, 07 Januari 2016 - 00:35 WIB
Berseteru dengan Pertamina,...
Berseteru dengan Pertamina, PLN Pastikan Aliran Listrik Aman
A A A
JAKARTA - Meskipun tidak memanfaatkan aliran listrik dari pembangkit PLTP Kamojang 1,2, dan 3 karena proses negosiasi harga uap panas bumi dengan PT Pertamina (Persero) menemui jalan buntu, PT PLN (Persero) memastikan suplai listrik terhadap masyarakat aman.

Manajer Seniot Public Relations PLN, Agung Murdifi menuturkan, pihaknya berjanji hal ini tidak akan mengurangi suplai listrik untuk masyarakat meskipun sumber listrik berkurang. (Baca: Pertamina Ancam Stop Pasokan Panas Bumi terhadap PLN)

"Untuk mengganti pasokan listrik dari Kamojang, PLN akan memanfaatkan aliran listrik Jawa-Bali yang saat ini pasokannya berkecukupan," ujarnya, seperti dalam rilis yang diterima Sindonews di Jakarta, Rabu (6/1/2016).

Agung menuturkan, PLN mempunyai alasan kuat untuk melakukan penundaan kelanjutan pembelian panas uap bumi di Kamojang. Hal ini terkait dengan tingginya harga yang ditawarkan oleh pihak Pertamina selaku pengelola PLTP Kamojang.

Sebagai pelaku bisnis, PLN tidak mungkin membeli dengan harga yang terlampau tinggi, terlebih kondisi keekonomian saat ini belum pulih. Hal ini pun ditakutkan akan mempengaruhi daya jual listrik PLN kepada masyarakat. (Baca: PLN: Pertamina Tawarkan Harga Uap Panas Bumi Tak Wajar)

"Mahalnya tarif listrik juga dikhawatirkan dapat menurunkan daya beli masyarakat dan juga menurunkan potensi, serta daya saing industri masyarakat," tuturnya.

Selain itu, penetapan tarif listrik PLN dilakukan melalui mekanisme kebijakan pemerintah yang telah disetujui oleh DPR, yang kemudian dijalankan oleh PLN selaku operator.

"PLN juga merasa pemanfaatan energi baru terbarukan sangatlah penting, sehingga memerlukan kepedulian yang tinggi dari semua pihak, termasuk pengembang dan juga pemerintah untuk mewujudkan ketahanan energi nasional," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Kompor Induksi Buat...
Kompor Induksi Buat Hidup Jadi Lebih Praktis, Nyaman dan Hemat
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Pengamat Minta Rencana...
Pengamat Minta Rencana IPO PT ASDP Persero Dibatalkan
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Setoran Pertamina Cetak...
Setoran Pertamina Cetak Rekor, Legislator: Ke Depan Maksimalkan Potensi Hulu
Berita Terkini
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
19 menit yang lalu
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
36 menit yang lalu
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
56 menit yang lalu
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
1 jam yang lalu
Dirut Himbara Dikumpulin...
Dirut Himbara Dikumpulin Dasco Bersama Mensesneg, Bahas Apa?
2 jam yang lalu
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
2 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved