Kereta Cepat Jakarta-Bandung Sedot Pasar Travel

Senin, 11 Januari 2016 - 11:32 WIB
Kereta Cepat Jakarta-Bandung...
Kereta Cepat Jakarta-Bandung Sedot Pasar Travel
A A A
JAKARTA - Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung jika selesai diperkirakan akan mengambil pasar travel dan tidak memengaruhi pasar bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

Direktur Eksekutif Infrastructure Partnership & Knowledge Center (IPKC) Harun Alrasyid Lubis mengatakan, dua jenis transportasi itu sama-sama kelas premium. Beda dengan bus AKAP.

"AKAP ke Kampung Rambutan tidak akan pengaruh. Ini premium, travel dan kereta api biasa sekarang pasti dia sedot," ujarnya di Jakarta, Senin (11/1/2016).

Menurutnya, trayek kereta cepat dengan kecepatan hingga 200 kilometer/jam itu masih terlalu pendek jaraknya antara Jakarta-Bandung. Lebih cocok untuk jarak 400 km lebih.

"KA cepat harusnya untuk jarak 400-700 km. Jadi kalau ada KA cepat, di mana-mana menyedot yang dari pesawat karena dia jaraknya jauh, kalau dibuat jangka pendek di bawah 200 km seperti ke Bandung, tidak ada pesawat," tutur dia.

Harun mengatakan, ada duplikasi dengan dibangunnya kereta cepat rute Jakarta-Bandung. Sebab, sudah ada jalan tol yang menghubungkan dua kota tersebut. "Tidak duplikasi membangun ini? Manfaatnya apa? Pendek banget sampai Bandung," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perbandingan Kereta...
Perbandingan Kereta Cepat Shanghai vs KCJB Indonesia, dari Kecepatan hingga Tarif
Naik Kereta Cepat Whoosh...
Naik Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung hanya Rp50 Ribu, Begini Caranya!
Revolusi Kereta Cepat...
Revolusi Kereta Cepat China: Melaju Secepat Pesawat, Lebih Baik dari Hyperloop Elon Musk
Whoosh, Kereta Cepat...
Whoosh, Kereta Cepat yang Membuat Kunjungan Wisatawan Bertambah
Kereta Hyperloop China...
Kereta Hyperloop China Pecahkan Rekor, Ditarget 2.000 Kpj dan Lebih Cepat dari Pesawat
Intip Spesifikasi Kereta...
Intip Spesifikasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh, Mampu Melesat 350 Km/jam
Berita Terkini
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
7 jam yang lalu
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
7 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
8 jam yang lalu
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
8 jam yang lalu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
9 jam yang lalu
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
9 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved