Rupiah Dibuka Menguat di Tengah Stabilnya USD

Rabu, 13 Januari 2016 - 10:03 WIB
Rupiah Dibuka Menguat...
Rupiah Dibuka Menguat di Tengah Stabilnya USD
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini dibuka menguat di tengah stabilnya USD terhadap beberapa mata uang dunia.

Rupiah berdasarkan data Bloomberg dibuka pada level Rp13.895/USD, dan pada pukul 09.55 WIB terus menguat di level Rp13.849/USD. Posisi ini positif dari posisi penutupan kemarin yang berakhir di level Rp13.909/USD.

Sementara, berdasarkan Yahoo Finance menunjukkan, rupiah dibuka pada level Rp13.850/USD. Posisi ini juga lebih baik dri penutupan sebelumnya pada posisi Rp13.890/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas pada level Rp13.855/USD. Posisi tersebut terapresiasi dibanding penutupan kemarin di level Rp13.915/USD.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.861/USD. Posisi ini tidak lebih baik dari penutupan kemarin di level Rp13.835/USD.

Seperti dikutip dari Reuters, USD stabil untuk mata uang safe haven seperti yen dan euro dihentikan sementara setelah pihak berwenang China melakukan intervensi besar-besaran untuk membendung jatuhnya yuan.

Harga saham AS juga berhasil naik untuk hari kedua, membantu untuk mengurangi kecemasan investor terhadap ekonomi global, meski harga minyak dunia terus merosot.

Investor juga tidak yakin jika yuan dan pasar saham China mulai keluar dari tekanan setelah sepanjang tahun ini terlihat goyah, dan banyak investor khawatir atas ekonomi China yang mungkin akan kehilangan momentum di luar kendali.

Indeks USD naik tipis menjadi 99,023 dari posisi rendah Senin kemarin di level 98,252. Terhadap yen, USD stabil di level 117,80 dan euro berada pada posisi 1,0845 per USD.

"Pihak berwenang China telah dikuasai pasar untuk saat ini. Tapi begitu mereka berhenti melakukannya saya menduga pasar akan mulai mencoba untuk menguji," kata Masatoshi Omata, manajer klien senior perdagangan pasar di Resona Bank.

Yuan kemarin menguat karena China meningkatkan upaya untuk menstabilkan mata uang dengan intervens besar-besaran di pasar.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
19 menit yang lalu
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
7 jam yang lalu
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
7 jam yang lalu
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
8 jam yang lalu
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
8 jam yang lalu
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
8 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved