Bos Baru Freeport Wajib Kantongi Persetujuan Menteri ESDM

Rabu, 20 Januari 2016 - 19:33 WIB
Bos Baru Freeport Wajib...
Bos Baru Freeport Wajib Kantongi Persetujuan Menteri ESDM
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengatakan bila manajemen PT Freeport Indonesia ingin mengangkat bos baru sebagai pengganti Maroef Sjamsoeddin sebagai Presiden Direktur (Presdir), maka harus dengan persetujuan pemerintah. Pihak perusahaan tambang asal Amerika Serikat (AS) itu sendiri memang sedang melakukan seleksi mencari presdir baru.

Dia menerangkan PT Freeport merupakan perusahaan Kontraktor Kontrak‎ Kerja Sama (KKKS) yang harus tunduk pada aturan dan undang-undang negara Indonesia. (Baca Juga: Freeport Gelar Seleksi Cari Pengganti Maroef Sjamsoeddin)

"Ini memang urusan korporasi, tapi yang dikelola itu kekayaan negara. Sehingga kami punya kewenangan untuk memberikan approval (persetujuan) mengenai siapa yang akan menggantikan," jelasnya di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (20/1/2016).

‎Mantan Dirut PT Pindad ini juga menambahkan pihaknya akan memastikan bahwa pengganti Maroef Sjamsoeddin nantinya bisa bekerjasama dengan pemerintah, utamanya agar tidak menghambat proses pemenuhan komitmen atas kesepakatan yang telah dicapai Freeport dengan pemerintah Indonesia.

"Karena tugas kami adalah memastikan seluruh proses berjalan tepat waktu, dengan fair dan terbuka," tandasnya. (Baca Juga: Pengunduran Diri Maroef Bisa Pengaruhi Divestasi Freeport)

Seperti diketahui sebelumnya, Maroef Sjamsoeddin mundur dari jabatannya sebagai Presdir PT Freeport Indonesia beberapa hari yang lalu. Namun belum diketahui pasti alasan mundurnya purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Udara itu. Kabar pengunduran diri Maroef disampaikan lewat Juru Bicara Freeport Indonesia, Riza Pratama, Senin (18/11) lalu.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
9 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
9 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
10 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
10 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
11 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
11 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved