IHSG Diproyeksikan Variatif Cenderung Tertekan
Jum'at, 22 Januari 2016 - 07:55 WIB
IHSG Diproyeksikan Variatif Cenderung Tertekan
A
A
A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini masih akan bergerak mixed (variatif) cenderung tertekan.
"Dengan range pergerakan yang akan berada di level 4.395-4.440," ujarnya di Jakarta, Jumat (22/1/2016).
Lanjar mengatakan, sentimen akhir pekan akan diramaikan oleh kinerja sektor manufaktur dan jasa di Eropa dan AS dengan ekspetasi sedikit negatif, sehingga kembali berpotensi memberi tekanan pada bursa.
Sementara, IHSG kemarin bergerak mixed dengan pergerakan mencoba menguat diawal perdagangan dan ditutup turun 13,86 poin atau 0,31% di level 4.414,16 dengan aksi jual investor asing sebesar Rp108,16 miliar.
"Sentimen pergerakan bursa Asia menjadi trigger pergerakan IHSG akhir-akhir ini melihat minimnya sentimen dalam negeri. Investor asing pun terus terlihat memperpanjang aksi jual di awal tahun meskipun pergerakan nilai tukar rupiah cenderung terkendali di bawah level Rp14.000/USD," pungkasnya.
"Dengan range pergerakan yang akan berada di level 4.395-4.440," ujarnya di Jakarta, Jumat (22/1/2016).
Lanjar mengatakan, sentimen akhir pekan akan diramaikan oleh kinerja sektor manufaktur dan jasa di Eropa dan AS dengan ekspetasi sedikit negatif, sehingga kembali berpotensi memberi tekanan pada bursa.
Sementara, IHSG kemarin bergerak mixed dengan pergerakan mencoba menguat diawal perdagangan dan ditutup turun 13,86 poin atau 0,31% di level 4.414,16 dengan aksi jual investor asing sebesar Rp108,16 miliar.
"Sentimen pergerakan bursa Asia menjadi trigger pergerakan IHSG akhir-akhir ini melihat minimnya sentimen dalam negeri. Investor asing pun terus terlihat memperpanjang aksi jual di awal tahun meskipun pergerakan nilai tukar rupiah cenderung terkendali di bawah level Rp14.000/USD," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :