Penurunan Harga Gas Industri Terganjal Perpres

Senin, 25 Januari 2016 - 18:28 WIB
Penurunan Harga Gas...
Penurunan Harga Gas Industri Terganjal Perpres
A A A
JAKARTA - Pemerintah dalam paket kebijakan ekonomi jilid III telah mengeluarkan kebijakan penurunan harga gas untuk industri sebesar USD1 hingga USD2 per mmbtu. Kebijakan ini seharusnya mulai berlaku 1 Januari 2016, namun hingga kini implementasinya belum jalan.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) I GN Wiratmaja Puja menuturkan, saat ini pemerintah masih merampungkan proses administrasi Peraturan Presiden (Perpres) terkait penurunan harga gas industri.

"Masih proses administrasi Perpres (penurunan harga gas industri). Mudah-mudahan segera," katanya di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Senin (25/1/2016).

Kendati demikian, Wirat memastikan bahwa penurunan harga gas industri tersebut berlaku surut. Artinya, jika memang Perpres baru terbit pada Februari 2016, maka harga barunya akan tetap berlaku sejak Januari 2016.

‎"Proses administrasi saja. Semua butuh waktu. Dicek kata per kata, administrasi, diundangkan, dan seterusnya itu prosesnya panjang. Tapi berlakunya surut," imbuh dia.

Menurutnya, jika Perpres baru diteken Februari, maka kelebihan bayar untuk periode Januari akan dikompensasi untuk bulan depan.

"Kalau sudah terbit Perpres nanti Permen menyusul terbit, berlakunya surut mulai 1 Januari. Kan bisa dikompensasi ke bulan depannya (kelebihan bayar). Yang penting ada kepastian ‎buat industri‎," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Produsen Migas Terbesar...
10 Produsen Migas Terbesar yang Berada di Indonesia
Urgensi Revisi UU Migas...
Urgensi Revisi UU Migas No. 22/2001: Langkah Strategis Menuju Ketahanan Energi Nasional
Realisasi Produksi Migas...
Realisasi Produksi Migas PHE ONWJ
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
ENRG Tegaskan Komitmen...
ENRG Tegaskan Komitmen Transparansi, Kinerja Investasi, dan Prospek Bisnis Berkelanjutan
28 Kesepakatan Migas...
28 Kesepakatan Migas Berpotensi Datangkan Penerimaan Rp35 Triliun
Berita Terkini
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
9 menit yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
9 menit yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
22 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
35 menit yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
1 jam yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved