Rupiah Siang Ini Sulit Bangkit, IHSG Terus Menghijau
Kamis, 28 Januari 2016 - 12:22 WIB
Rupiah Siang Ini Sulit Bangkit, IHSG Terus Menghijau
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi siang hari ini, tidak kunjung membaik dan cenderung masih tertekan di tengah membaiknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sejak pagi tadi.
Posisi rupiah menurut data Yahoo Finance siang ini ada di level Rp13.880/USD dengan kisaran harian Rp13.880.-Rp13.895/USD. Posisi tersebut memburuk dibanding pembukaan tadi pagi dan juga dari penutupan kemarin pada posisi Rp13.850/USD.
Hal serupa juga terjadi berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, ketika rupiah menutup siang hari pada level Rp13.895/USD. Posisi itu menyusut sebesar 20 poin dari kemarin yang berada di level Rp13.875/USD.
Menurut data Bloomberg, rupiah siang ini berakhir di posisi Rp13.880/USD. Posisi itu melemah dari posisi pembukaan, dan tidak lebih baik turun tipis empat poin dari kemarin di level Rp13.876/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.889/USD. Posisi ini melemah dari penutupan kemarin di level Rp13.871/USD.
Sementara IHSG sesi I berakhir menguat 3,28 poin atau 0,07% ke posisi 4.586,91. Pada pembukaan perdagangan hari ini, bursa saham Tanah Air juga berada di zona hijau ketika bursa saham Asia tertekan. IHSG pagi tadi tercatat naik 1,23 poin atau 0,03% ke 4.584,86.
IHSG pada perdagangan sebelumnya ditutup naik 73,16 poin atau 1,62% ke level 4.583,63. Mayoritas sektor saham di perdagangan dalam negeri sebagian besar menguat. Sektor yang mengalami penguatan tertinggi adalah sektor pertanian yang naik 0,99%.
Sedangkan yang melemah terdalam adalah sektor infrastruktur, turun 0,97%. Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,33 triliun dengan 2,25 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp42,7 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp985,0 miliar dan aksi beli asing sebesar Rp942,2 miliar.
Tercatat 105 saham menguat, 111 saham melemah dan 97 saham stagnan. Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), PT Mayora Indah Tbk (MYOR) dan PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO). Dan saham-saham yang melemah yakni PT PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (DVLA) serta PT First Media Tbk (KBLV).
Posisi rupiah menurut data Yahoo Finance siang ini ada di level Rp13.880/USD dengan kisaran harian Rp13.880.-Rp13.895/USD. Posisi tersebut memburuk dibanding pembukaan tadi pagi dan juga dari penutupan kemarin pada posisi Rp13.850/USD.
Hal serupa juga terjadi berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, ketika rupiah menutup siang hari pada level Rp13.895/USD. Posisi itu menyusut sebesar 20 poin dari kemarin yang berada di level Rp13.875/USD.
Menurut data Bloomberg, rupiah siang ini berakhir di posisi Rp13.880/USD. Posisi itu melemah dari posisi pembukaan, dan tidak lebih baik turun tipis empat poin dari kemarin di level Rp13.876/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.889/USD. Posisi ini melemah dari penutupan kemarin di level Rp13.871/USD.
Sementara IHSG sesi I berakhir menguat 3,28 poin atau 0,07% ke posisi 4.586,91. Pada pembukaan perdagangan hari ini, bursa saham Tanah Air juga berada di zona hijau ketika bursa saham Asia tertekan. IHSG pagi tadi tercatat naik 1,23 poin atau 0,03% ke 4.584,86.
IHSG pada perdagangan sebelumnya ditutup naik 73,16 poin atau 1,62% ke level 4.583,63. Mayoritas sektor saham di perdagangan dalam negeri sebagian besar menguat. Sektor yang mengalami penguatan tertinggi adalah sektor pertanian yang naik 0,99%.
Sedangkan yang melemah terdalam adalah sektor infrastruktur, turun 0,97%. Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,33 triliun dengan 2,25 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp42,7 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp985,0 miliar dan aksi beli asing sebesar Rp942,2 miliar.
Tercatat 105 saham menguat, 111 saham melemah dan 97 saham stagnan. Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), PT Mayora Indah Tbk (MYOR) dan PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO). Dan saham-saham yang melemah yakni PT PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (DVLA) serta PT First Media Tbk (KBLV).
(akr)
Lihat Juga :