IHSG Ditutup Kokoh di Zona Hijau, Bursa Asia Membaik
Kamis, 28 Januari 2016 - 16:27 WIB
IHSG Ditutup Kokoh di Zona Hijau, Bursa Asia Membaik
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup bertahan di zona hijau sejak pembukaan mengikuti jejak bursa Asia yang mulai membaik. IHSG hari ini ditutup menanjak naik 19,20 poin atau 0,42% ke level 4.602,83
Pada pembukaan pagi tadi, IHSG juga berada di jalur hijau, naik 1,23 poin atau 0,03% ke level 4.584,86. Dan pada sesi I IHSG menguat 3,28 poin atau 0,07% ke posisi 4.586,91. Sedangkan pada perdagangan kemarin ditutup naik 73,16 poin atau 1,62% ke level 4.583,63.
Seperti dilansir Reuters, Kamis (28/1/2016) bursa saham Asia sedikit membaik di sesi penutupan, di tengah penafsiran para investor terhadap keputusan Federal Reserve (Bank Sentral AS) dan jatuhnya kembali harga minyak mentah dunia. Pasar saham Eropa juga sempat dibuka negatif saat indeks Inggris FTSE dan CAC Prancis masing-masing menyusut 0,7%.
Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang sedikit membaik 0,2%. Namun setelah sempat berjuang, Nikkei Jepang mengakhiri hari ini dengan penurunan 0,7% diikuti kejatuhan Index Composite Shanghai sebesar 2,8%. Pelemahan ekuitas Asia juga menimpa Wall Street, meski indeks S & P 500 bangkit kembali sebesar 0,65%.
Adapun Indeks Nikkei 225 tercatat ditutup merosot 122,47 poin atau 0,71% ke posisi 17.041,45. Sementara, Indeks Hang Seng menguat 143,38 poin atau 0,75% ke level 19.195,83 sebaliknya Indeks Shanghai anjlok 79,90 poin atau 2,92% ke level 2.655,66 dan Indeks Strait Times bertambah 9,52 poin atau 0,37% ke level 2.555,70.
Sektor saham di perdagangan Tanah Air hampir semuanya menguat yang dipimpin sektor aneka industri naik 1,44% diikuti sektor pertanian melesat 1,43%. Sementara saham yang melemah adalah sektor infrastruktur turun 0,39% dan sektor properti 0,12%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,56 triliun dengan 4,73 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp8,67 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2,63 triliun dan aksi beli asing asing sebesar Rp2,64 triliun. Tercatat 143 saham menguat, 136 saham melemah dan 90 saham stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) naik Rp185 atau 13,0% ke Rp1.600, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik 2,1% atau Rp125 menjadi Rp5.975 dan PT Astra International Tbk (ASII) juga naik Rp100 menjadi Rp6.250.
Saham-saham yang menurun di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp800 atau 1,3% menjadi Rp58.000, PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) menyusut Rp100 menjadi Rp3.500 serta PT Pusako Tarinka Tbk (PSKT) turun Rp80 atau 9,2% menjadi Rp785.
Pada pembukaan pagi tadi, IHSG juga berada di jalur hijau, naik 1,23 poin atau 0,03% ke level 4.584,86. Dan pada sesi I IHSG menguat 3,28 poin atau 0,07% ke posisi 4.586,91. Sedangkan pada perdagangan kemarin ditutup naik 73,16 poin atau 1,62% ke level 4.583,63.
Seperti dilansir Reuters, Kamis (28/1/2016) bursa saham Asia sedikit membaik di sesi penutupan, di tengah penafsiran para investor terhadap keputusan Federal Reserve (Bank Sentral AS) dan jatuhnya kembali harga minyak mentah dunia. Pasar saham Eropa juga sempat dibuka negatif saat indeks Inggris FTSE dan CAC Prancis masing-masing menyusut 0,7%.
Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang sedikit membaik 0,2%. Namun setelah sempat berjuang, Nikkei Jepang mengakhiri hari ini dengan penurunan 0,7% diikuti kejatuhan Index Composite Shanghai sebesar 2,8%. Pelemahan ekuitas Asia juga menimpa Wall Street, meski indeks S & P 500 bangkit kembali sebesar 0,65%.
Adapun Indeks Nikkei 225 tercatat ditutup merosot 122,47 poin atau 0,71% ke posisi 17.041,45. Sementara, Indeks Hang Seng menguat 143,38 poin atau 0,75% ke level 19.195,83 sebaliknya Indeks Shanghai anjlok 79,90 poin atau 2,92% ke level 2.655,66 dan Indeks Strait Times bertambah 9,52 poin atau 0,37% ke level 2.555,70.
Sektor saham di perdagangan Tanah Air hampir semuanya menguat yang dipimpin sektor aneka industri naik 1,44% diikuti sektor pertanian melesat 1,43%. Sementara saham yang melemah adalah sektor infrastruktur turun 0,39% dan sektor properti 0,12%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,56 triliun dengan 4,73 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp8,67 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2,63 triliun dan aksi beli asing asing sebesar Rp2,64 triliun. Tercatat 143 saham menguat, 136 saham melemah dan 90 saham stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) naik Rp185 atau 13,0% ke Rp1.600, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik 2,1% atau Rp125 menjadi Rp5.975 dan PT Astra International Tbk (ASII) juga naik Rp100 menjadi Rp6.250.
Saham-saham yang menurun di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp800 atau 1,3% menjadi Rp58.000, PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) menyusut Rp100 menjadi Rp3.500 serta PT Pusako Tarinka Tbk (PSKT) turun Rp80 atau 9,2% menjadi Rp785.
(akr)
Lihat Juga :