Asia Variatif, IHSG Akhir Pekan Dibuka Menguat
Jum'at, 29 Januari 2016 - 09:14 WIB
Asia Variatif, IHSG Akhir Pekan Dibuka Menguat
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan dibuka naik di tengah variatifnya bursa saham Asia. IHSG naik 9,07 poin atau 0,20% ke 4.611,90.
Sementara, IHSG pada perdagangan sebelumnya berakhir menguat. IHSG ditutup naik 19,20 poin atau 0,42% ke level 4.602,83.
Seperti dikutip dari Reuters, saham Asia pagi hari ini turun setelah harga minyak menguat dan pasar memperhatikan suku bunga Amerika Serikat (AS).
Spekulasi juga marak terhadap Bank of Japan yang akan menambahkan lebih banyak stimulus, meskipun banyak keraguan pada pertemuan pertama terkait kebijakan.
Ineks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang mendatar dan indeks saham Australia naik tipis 0,1%. Adapun Indeks Nikkei 225 turun 64,38 poin atau 0,38% ke level 16.977,07.
Sementara, Indeks Hang Seng naik 71,63 poin atau 0,37% ke level 19.267,46, Indeks Shanghai naik 10,44 poin atau 0,38% ke level 2.666,75, dan Indeks Straits Times naik 10,35 poin atau 0,40% ke 2.572,80.
Sektor saham hari ini mayoritas menguat. Sektor yang menguat paling tinggi adalah sektor aneka industri naik 1,02% dasar. Sementara, yang melemah terdalam adalah sektor konsumer yang turun 1,58%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp580 miliar dengan 416 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp96,07 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp116,39 miliar dan aksi beli Rp212,46 miliar. Tercatat 97 saham menguat, 39 melemah, dan 68 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp150 menjadi Rp6.400, PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik Rp135 menjadi Rp3.535, dan PT Adhi Karya Tbk (ADHI) naik RP60 menjadi Rp2.530.
Sementara, saham-saham yang menurun di antaranya PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) naik Rp2.000 menjadi Rp105.000, PT Unilever Inodnesia Tbk (UNVR) turun Rp525 menjadi Rp36.725, PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp250 menjadi Rp6.300.
Sementara, IHSG pada perdagangan sebelumnya berakhir menguat. IHSG ditutup naik 19,20 poin atau 0,42% ke level 4.602,83.
Seperti dikutip dari Reuters, saham Asia pagi hari ini turun setelah harga minyak menguat dan pasar memperhatikan suku bunga Amerika Serikat (AS).
Spekulasi juga marak terhadap Bank of Japan yang akan menambahkan lebih banyak stimulus, meskipun banyak keraguan pada pertemuan pertama terkait kebijakan.
Ineks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang mendatar dan indeks saham Australia naik tipis 0,1%. Adapun Indeks Nikkei 225 turun 64,38 poin atau 0,38% ke level 16.977,07.
Sementara, Indeks Hang Seng naik 71,63 poin atau 0,37% ke level 19.267,46, Indeks Shanghai naik 10,44 poin atau 0,38% ke level 2.666,75, dan Indeks Straits Times naik 10,35 poin atau 0,40% ke 2.572,80.
Sektor saham hari ini mayoritas menguat. Sektor yang menguat paling tinggi adalah sektor aneka industri naik 1,02% dasar. Sementara, yang melemah terdalam adalah sektor konsumer yang turun 1,58%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp580 miliar dengan 416 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp96,07 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp116,39 miliar dan aksi beli Rp212,46 miliar. Tercatat 97 saham menguat, 39 melemah, dan 68 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp150 menjadi Rp6.400, PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik Rp135 menjadi Rp3.535, dan PT Adhi Karya Tbk (ADHI) naik RP60 menjadi Rp2.530.
Sementara, saham-saham yang menurun di antaranya PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) naik Rp2.000 menjadi Rp105.000, PT Unilever Inodnesia Tbk (UNVR) turun Rp525 menjadi Rp36.725, PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp250 menjadi Rp6.300.
(izz)
Lihat Juga :