Perusahaan Migas Diminta Tak Langsung Lakukan PHK

Minggu, 31 Januari 2016 - 20:24 WIB
Perusahaan Migas Diminta...
Perusahaan Migas Diminta Tak Langsung Lakukan PHK
A A A
JAKARTA - Perusahaan minyak dan gas (migas) diminta tidak langsung melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pascajatuhnya harga minyak dunia hingga USD30/barel. Perusahaan perlu melakukan langkah yang lebih bijak karena harga minyak bersifat fluktuatif.

Ketua Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Parlindungan Purba mengatakan, harga minyak yang anjlok bisa mempengaruhi usaha sektor migas dunia, termasuk di Indonesia. Namun, masih ada cara lain agar perusahaan bisa tetap berjalan tanpa harus mengurangi tenaga kerja.

Baca: 300 Ribu Buruh Migas di Indonesia Terancam PHK

"Kalaupun dia PHK mungkin ini pilihan. Mereka bisa menambah jam kerja atau mengatur shift, jangan cepat-cepat PHK," ujarnya di Jakarta, Minggu (31/1/2016).

Selama ini, lanjut dia, perusahaan seperti PT Chevron Pasific Indonesia sudah lama beroperasi sehingga banyak masyarakat yang bergantung kepada mereka. "Selama ini perusahaan tersebut lama beroperasi. Dengan begitu, pasti ada perlindungan tenaga kerja, jaminan sosial, jaminan tabungan dan lain-lain," tuturnya.

Baca: Pertamina: Harga Minyak Melorot, PHK Jadi Pilihan Terakhir

Dia menyampaikan, jika pemerintah memberikan insentif fiskal di sektor migas maka akan membantu untuk menyelesaikan masalah itu. Namun, tetap harus melihat harga minyak dalam jangka panjang karena tak selamanya turun.

"Ini pasti membantu tapi kita juga harus tahu kalau minyak ini tidak selamanya turun. Jadi ada naik-turun, ini harus dihitung balik modalnya," pungkas Parlindungan.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
39 menit yang lalu
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
2 jam yang lalu
Pemerintah Akan Turunkan...
Pemerintah Akan Turunkan Harga Gas Industri Senin Besok, Said Iqbal: Mitigasi PHK Massal
2 jam yang lalu
IHSG Pekan Depan Diprediksi...
IHSG Pekan Depan Diprediksi Rawan Koreksi, Bakal Menguji Level 5.723-5.784
2 jam yang lalu
Ancaman PHK Masih Mengintai,...
Ancaman PHK Masih Mengintai, Said Iqbal: Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Relokasi Pabrik
3 jam yang lalu
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
6 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved