Asia Mayoritas Menguat, IHSG Ditutup Menghijau
Senin, 01 Februari 2016 - 16:24 WIB
Asia Mayoritas Menguat, IHSG Ditutup Menghijau
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan ditutup menghijau di tengah mayoritas naiknya bursa Asia. IHSG hari ini ditutup naik 9,47 poin atau 0,21% ke level 4.624,63.
Pada pembukaan pagi tadi, IHSG berada di jalur hijau, dengan kenaikan 5,14 poin atau 0,11% ke 4.620,31 dan pada sesi I IHSG melemah 26,96 poin atau 0,58% ke posisi 4.588,21. Sementara, pada perdagangan akhir pekan kemarin ditutup naik 12,33 poin atau 0,27% ke level 4.615,16.
Seperti dilansir Reuters, pasar saham Asia mayoritas naik pada penutupan awal bulan ini setelah Bank of Japan (BOJ) mengeluarkan kebijakan cukup mengejutkan memicu beberapa pembelian, namun tanda-tanda lebih lanjut atas kelemahan ekonomi China dan penurunan harga minyak membuat invetor tetap waspada.
Indeks MSCI dari saham Asia pasifik di luar Jepang naik 0,1% setelah kehilangan 8% selama Januari tahun ini. Indeks Australia dan Jepang memipin pasar regional dengan kenaikan masing-masing 0,8% dan 2%. Sementara, saham China sore ini tergelincir.
Indeks Nikkei meroket 346,93 poin atau 1,98% ke level 17.865,23, Indeks Hang Seng merosot 87,61 poin atau 0,454% ke level 19.595,50, Indeks Shanghai turun 48,75 poin atau 1,78% ke level 2.688,85, dan Indeks Strait Times berkurang 26,65 poin atau 1,01% ke level 2.602,46.
Sektor saham di perdagangan Tanah Air variatif. Sektor yang mengalami penguatan tertinggi adalah konsumer naik 1,44%. Sementara, sektor yang melemah adalah aneka industri yang turun 1,28%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,31 triliun dengan 3,88 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp416,68 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2,18 triliun dan aksi beli Rp2,60 triliun. Tercatat 112 saham menguat, 166 saham melemah dan 91 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp150 menjadi Rp16.150, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) naik Rp105 menjadi Rp700, dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik Rp75 menjadi Rp6.275.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp325 menjadi Rp58.025, PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) turun Rp150 menjadi Rp1.450, dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp100 menjadi Rp6.200.
Pada pembukaan pagi tadi, IHSG berada di jalur hijau, dengan kenaikan 5,14 poin atau 0,11% ke 4.620,31 dan pada sesi I IHSG melemah 26,96 poin atau 0,58% ke posisi 4.588,21. Sementara, pada perdagangan akhir pekan kemarin ditutup naik 12,33 poin atau 0,27% ke level 4.615,16.
Seperti dilansir Reuters, pasar saham Asia mayoritas naik pada penutupan awal bulan ini setelah Bank of Japan (BOJ) mengeluarkan kebijakan cukup mengejutkan memicu beberapa pembelian, namun tanda-tanda lebih lanjut atas kelemahan ekonomi China dan penurunan harga minyak membuat invetor tetap waspada.
Indeks MSCI dari saham Asia pasifik di luar Jepang naik 0,1% setelah kehilangan 8% selama Januari tahun ini. Indeks Australia dan Jepang memipin pasar regional dengan kenaikan masing-masing 0,8% dan 2%. Sementara, saham China sore ini tergelincir.
Indeks Nikkei meroket 346,93 poin atau 1,98% ke level 17.865,23, Indeks Hang Seng merosot 87,61 poin atau 0,454% ke level 19.595,50, Indeks Shanghai turun 48,75 poin atau 1,78% ke level 2.688,85, dan Indeks Strait Times berkurang 26,65 poin atau 1,01% ke level 2.602,46.
Sektor saham di perdagangan Tanah Air variatif. Sektor yang mengalami penguatan tertinggi adalah konsumer naik 1,44%. Sementara, sektor yang melemah adalah aneka industri yang turun 1,28%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,31 triliun dengan 3,88 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp416,68 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2,18 triliun dan aksi beli Rp2,60 triliun. Tercatat 112 saham menguat, 166 saham melemah dan 91 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp150 menjadi Rp16.150, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) naik Rp105 menjadi Rp700, dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik Rp75 menjadi Rp6.275.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp325 menjadi Rp58.025, PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) turun Rp150 menjadi Rp1.450, dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp100 menjadi Rp6.200.
(izz)
Lihat Juga :