IHSG Hari Ini Masih Akan Bergerak Tertekan
Rabu, 03 Februari 2016 - 08:10 WIB
IHSG Hari Ini Masih Akan Bergerak Tertekan
A
A
A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini masih akan bergerak tertekan.
Menurutnya, secara teknikal IHSG mengkonfirmasi pola hanging man dengan membentuk pola 2 candle yakni bearish kicker signal setelah terlihat pulled back pada resistance gann fan dari bearish trend.
"Indikator stochastic dead-cross pada momentum overbought membuka peluang besar kembali terkoreksi dengan range pergerakan yang akan berada di level 4.520-4.620," ujarnya di Jakarta, Rabu (3/2/2016).
Dia mengatakan, sentimen selanjutnya yang menjadi fokus investor di antaranya hasil pidato Bank of Japan atau BoJ mengenai kebijakan moneter di Jepang. Disusul data kinerja sektor jasa di seluruh dunia dan data persediaan minyak di Amerika Serikat (AS).
Sementara, IHSG kemarin cenderung bergerak tertekan minus 37,20 poin atau 0,8% di level 4.587,43 dengan volume yang moderate.
Investor asing kembali berbalik melakukan aksi jual bersih sebesar Rp197,73 miliar menjelang ekspetasi buruk pada data tingkat kepercayaan konsumen. "Sentimen bursa Asia yang mayoritas melemah juga menjadi salah satu faktor pelemahan IHSG," pungkasnya.
Menurutnya, secara teknikal IHSG mengkonfirmasi pola hanging man dengan membentuk pola 2 candle yakni bearish kicker signal setelah terlihat pulled back pada resistance gann fan dari bearish trend.
"Indikator stochastic dead-cross pada momentum overbought membuka peluang besar kembali terkoreksi dengan range pergerakan yang akan berada di level 4.520-4.620," ujarnya di Jakarta, Rabu (3/2/2016).
Dia mengatakan, sentimen selanjutnya yang menjadi fokus investor di antaranya hasil pidato Bank of Japan atau BoJ mengenai kebijakan moneter di Jepang. Disusul data kinerja sektor jasa di seluruh dunia dan data persediaan minyak di Amerika Serikat (AS).
Sementara, IHSG kemarin cenderung bergerak tertekan minus 37,20 poin atau 0,8% di level 4.587,43 dengan volume yang moderate.
Investor asing kembali berbalik melakukan aksi jual bersih sebesar Rp197,73 miliar menjelang ekspetasi buruk pada data tingkat kepercayaan konsumen. "Sentimen bursa Asia yang mayoritas melemah juga menjadi salah satu faktor pelemahan IHSG," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :