USD Naik Tipis, Rupiah Sore Ini Melemah
Jum'at, 05 Februari 2016 - 16:45 WIB
USD Naik Tipis, Rupiah Sore Ini Melemah
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini ditutup melemah tipis, di tengah menguatnya USD terhadap beberapa uang lainnya.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada pada level Rp13.620/USD, dengan kisaran harian Rp13.580-Rp13.670/USD. Posisi tersebut melemah 20 poin dibanding posisi sebelumnya di level Rp13.600/USD.
Rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp13.625/USD. Posisi itu melemah 20 poin dari posisi penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.605/USD.
Sementara, data Bloomberg, rupiah berada pada level Rp13.623/USD. Posisi itu menguat 17 poin atau lebih baik dari penutupan kemarin di level Rp13.6400/USD.
Seperti dikutip dari Reuters hari ini, USD terlihat naik tipis dari posisi terendah dalam dua bulan. Namun, masih berada di jalur kerugian mingguan terberat sejak 2009. Hal ini dikarenakan investor menunggu data ketenagakerjaan AS.
Sejak awal pekan ini USD melemah hampir 3% terhadapa beberapa mata uang utama di dunia, karena adanya harapan bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga setidaknya sekali setahun ini. Namun, sepertinya hal itu sulit terjadi.
Euro terhadap USD turun 0,2% ke level 1,1190. Namun, jika dilihat dalam sepekan terakhir kenaikannya lebih dari 3% atau terbesar sejak Oktober 2011.
Di sisi lain, Indeks USD naik 0,2% ke posisi 96,951, setelah kemarin diperdagangkan cukup rendah di level 96,239, atau terlemah sejak akhir Oktober.
Namun, terhadap yen, USD mendatar di level 116,80, mendekati posisi terendah dalam dua pekan yang berada di level 116,525.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada pada level Rp13.620/USD, dengan kisaran harian Rp13.580-Rp13.670/USD. Posisi tersebut melemah 20 poin dibanding posisi sebelumnya di level Rp13.600/USD.
Rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp13.625/USD. Posisi itu melemah 20 poin dari posisi penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.605/USD.
Sementara, data Bloomberg, rupiah berada pada level Rp13.623/USD. Posisi itu menguat 17 poin atau lebih baik dari penutupan kemarin di level Rp13.6400/USD.
Seperti dikutip dari Reuters hari ini, USD terlihat naik tipis dari posisi terendah dalam dua bulan. Namun, masih berada di jalur kerugian mingguan terberat sejak 2009. Hal ini dikarenakan investor menunggu data ketenagakerjaan AS.
Sejak awal pekan ini USD melemah hampir 3% terhadapa beberapa mata uang utama di dunia, karena adanya harapan bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga setidaknya sekali setahun ini. Namun, sepertinya hal itu sulit terjadi.
Euro terhadap USD turun 0,2% ke level 1,1190. Namun, jika dilihat dalam sepekan terakhir kenaikannya lebih dari 3% atau terbesar sejak Oktober 2011.
Di sisi lain, Indeks USD naik 0,2% ke posisi 96,951, setelah kemarin diperdagangkan cukup rendah di level 96,239, atau terlemah sejak akhir Oktober.
Namun, terhadap yen, USD mendatar di level 116,80, mendekati posisi terendah dalam dua pekan yang berada di level 116,525.
(izz)