Fokus Kereta Cepat, Konsep Nawacita Jokowi Dinilai Bergeser

Senin, 08 Februari 2016 - 15:43 WIB
Fokus Kereta Cepat,...
Fokus Kereta Cepat, Konsep Nawacita Jokowi Dinilai Bergeser
A A A
JAKARTA - Ketua Komisi VI DPR RI Achmad Hafidz Tohir menilai konsep nawacita Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengedepankan pembangunan poros maritim, sudah bergeser. Karena, pemerintah lebih fokus pada pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung.

Menurutnya, sikap konsisten pemerintah patut dipertanyakan saat ini dengan membangun sesuatu yang tidak ada urgensinya dan belum diperlukan masyarakat. Poros maritim akan memperkuat logistik di lautan yang berdampak ke nasional.

"Kalau kereta cepat Jakarta-Bandung itu tidak masuk dalam urgensi poros maritim. Saya kira konsep nawacita sudah bergeser dari rencana Presiden untuk membangun‎ Indonesia, itu patut dipertanyakan konsistensinya. Dari sisi itu saja sudah tidak relevan," terangnya kepada Sindonews, Jakarta, Senin (8/2/2016).

Apalagi, kata dia, saat ini banyak persoalan infrastruktur yang harus diselesaikan lebih dulu oleh pemerintah, ketimbang pembangunan kereta cepat. Maka, ada baiknya saat ini membangun kereta dengan kecepatan sedang.

"Banyak persoalan yang harus diselesaikan selain kereta cepat ini dalam hal infrastruktur di Indonesia, selain kereta cepat. Saya kira dengan medium speed juga sudah cukup. Ke Bandung dengan 30 menit, rasanya itu belum urgent," katanya.

Kecuali, jika pemerintah Indonesia sudah membuat roadmap untuk pembangunan khususnya di wilayah Indonesia bagian barat yang tertuang dalam proyek MP3EI yang seharusnya dijalankan.

"Kenapa enggak menjalankan yang MP3EI saja dulu. Kan sudah ada roadmap-nya. Saya kira akan lebih baik kalau pemerintah fokus itu dulu," pungkas Hafidz.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perbandingan Kereta...
Perbandingan Kereta Cepat Shanghai vs KCJB Indonesia, dari Kecepatan hingga Tarif
Naik Kereta Cepat Whoosh...
Naik Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung hanya Rp50 Ribu, Begini Caranya!
Revolusi Kereta Cepat...
Revolusi Kereta Cepat China: Melaju Secepat Pesawat, Lebih Baik dari Hyperloop Elon Musk
Whoosh, Kereta Cepat...
Whoosh, Kereta Cepat yang Membuat Kunjungan Wisatawan Bertambah
Kereta Hyperloop China...
Kereta Hyperloop China Pecahkan Rekor, Ditarget 2.000 Kpj dan Lebih Cepat dari Pesawat
Intip Spesifikasi Kereta...
Intip Spesifikasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh, Mampu Melesat 350 Km/jam
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
51 menit yang lalu
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
1 jam yang lalu
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
2 jam yang lalu
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
2 jam yang lalu
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
3 jam yang lalu
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
3 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved