Rupiah Siang Terus Menguat Saat IHSG Makin Terpuruk
Rabu, 10 Februari 2016 - 12:31 WIB
Rupiah Siang Terus Menguat Saat IHSG Makin Terpuruk
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi siang hari ini Rabu (10/2/2016) semakin menguat setelah pada sesi pembukaan menembus kisaran level Rp13.500/USD. Sementara itu pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih tertekan di zona merah dan terus melemah.
Posisi rupiah menurut data Yahoo Finance siang ini berada di level Rp13.450/USD dengan kisaran harian Rp13.440-Rp13.570/USD. Posisi tersebut semakin menguat sebesar 160 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp13.610/USD.
Hal serupa juga terjadi melihat data Bloomberg, ketika rupiah siang ini berakhir di level Rp13.452/USD. Posisi itu terapresiasi dengan kenaikan 159 poin dari penutupan sebelumnya di level Rp13.611/USD.
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah menutup siang hari ini pada level Rp13.445/USD. Posisi itu melanjutkan tren positif sejak pagi tadi yang berada pada posisi Rp13.623/USD.
Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah siang menunjukkan ada pada level Rp13.538/USD. Posisi ini lebih baik dari penutupan sebelumnya di level Rp13.689/USD.
IHSG sendiri pada sesi I berakhir masih betah di zona merah dengan penurunan 32,71 poin atau 0,69% ke level 4.735,91. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air tercatat juga melemah 16,57 poin atau 0,35% ke level 4.752,05. Sedangkan IHSG pada perdagangan kemarin ditutup turun 30,32 poin atau 0,63% ke level 4.768,62.
Sektor saham di perdagangan dalam negeri siang, tercatat mayoritas melemah. Sektor yang mengalami pelemahan terdalam adalah konsumen turun 1,37% diikuti sektor manufaktur menyusut 0,92%. Beberapa sektor juga mengalami penguatan seperti yang terjadi pada aneka industri naik 0,59%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,29 triliun dengan 2,06 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp142,3 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp954 miliar dan aksi beli asing sebesar Rp812 miliar. Tercatat 115 saham menguat, 143 saham melemah dan 73 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) serta PT Gudang Garam Tbk (GGRM). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya, PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) dan PT First Media Tbk (KBLV).
Posisi rupiah menurut data Yahoo Finance siang ini berada di level Rp13.450/USD dengan kisaran harian Rp13.440-Rp13.570/USD. Posisi tersebut semakin menguat sebesar 160 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp13.610/USD.
Hal serupa juga terjadi melihat data Bloomberg, ketika rupiah siang ini berakhir di level Rp13.452/USD. Posisi itu terapresiasi dengan kenaikan 159 poin dari penutupan sebelumnya di level Rp13.611/USD.
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah menutup siang hari ini pada level Rp13.445/USD. Posisi itu melanjutkan tren positif sejak pagi tadi yang berada pada posisi Rp13.623/USD.
Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah siang menunjukkan ada pada level Rp13.538/USD. Posisi ini lebih baik dari penutupan sebelumnya di level Rp13.689/USD.
IHSG sendiri pada sesi I berakhir masih betah di zona merah dengan penurunan 32,71 poin atau 0,69% ke level 4.735,91. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air tercatat juga melemah 16,57 poin atau 0,35% ke level 4.752,05. Sedangkan IHSG pada perdagangan kemarin ditutup turun 30,32 poin atau 0,63% ke level 4.768,62.
Sektor saham di perdagangan dalam negeri siang, tercatat mayoritas melemah. Sektor yang mengalami pelemahan terdalam adalah konsumen turun 1,37% diikuti sektor manufaktur menyusut 0,92%. Beberapa sektor juga mengalami penguatan seperti yang terjadi pada aneka industri naik 0,59%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,29 triliun dengan 2,06 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp142,3 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp954 miliar dan aksi beli asing sebesar Rp812 miliar. Tercatat 115 saham menguat, 143 saham melemah dan 73 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) serta PT Gudang Garam Tbk (GGRM). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya, PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) dan PT First Media Tbk (KBLV).
(akr)