Di Awal Tahun, Menkeu Beberkan Anggaran RI Defisit Rp70 T

Rabu, 17 Februari 2016 - 16:24 WIB
Di Awal Tahun, Menkeu...
Di Awal Tahun, Menkeu Beberkan Anggaran RI Defisit Rp70 T
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengungkapkan dalam pencapaian Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2016 sampai 5 Februari, pemerintah telah mengantongi penerimaan negara sebanyak Rp94,9 triliun. Penerimaan tersebut meliputi perpajakan sebesar Rp78,8 triliun dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp16,1 triliun.

Jika dilihat dari sisi belanja, telah terealisasi sebesar Rp164,9 triliun dengan meliputi belanja pemerintah pusat Rp64,8 triliun yang terdiri dari belanja Kementerian Lembaga (KL) Rp27,8 triliun dan non KL sebesar Rp37 triliun. Sementara untuk dana transfer daerah diketahui sudah mencapai Rp100,1 triliun. Dalam posisi tersebut, defisit anggaran sudah mencapai Rp70 triliun.

"Penerimaan kita hingga 5 Februari mencapai Rp94,9 Triliun, itu dari pajak dan PNBP. Transfer daerah itu sudah mencapai Rp 100,1 triliun. Ini termasuk besar, karena kami tidak ingin ada keterlambatan lagi dalam proses transfernya," jelasnya di Gedung DPR, Rabu (17/2/2016).

Untuk penerimaan pajak, lanjut dia pajak PPH Migas mencapai Rp2,8 triliun, pajak non migas Rp70,5 triliun dan Bea Cukai Rp5,4 triliun. Dia juga menambahkan untuk pembiayaan lebih dulu disiapkan sejak akhir tahun dengan skema pre funding.

"Untuk pajak dan bea cukai, kami sudah cek ke Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) agak sedikit turun tapi Maret ini akan recover karena sepertinya penerimaan akan membaik, dan bea cukai pembelian pita cukai lebih banyak Maret karena Januari sudah dibeli di akhir tahun kemarin," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Defisit APBN Mei Sentuh...
Defisit APBN Mei Sentuh Rp21 Triliun, Belanja Negara Tembus Rp1.016,3 Triliun
Defisit APBN Rp240,1...
Defisit APBN Rp240,1 Triliun Dinilai Sebagai Alarm Kebijakan, Haruskah Panik?
Pendapatan Negara Anjlok...
Pendapatan Negara Anjlok Rp472,3 Triliun, Defisit APBN Terus Dipantau
APBN Punya Penyakit...
APBN Punya Penyakit Dalam, Ekonom Didik Rachbini Sebut Indonesia Mujur Disayang Tuhan
Penerimaan Negara Lesu,...
Penerimaan Negara Lesu, Defisit APBN Semester I 2025 Melebar Jadi Rp204,2 Triliun
Pendapatan Negara Tumbuh...
Pendapatan Negara Tumbuh 32,1%, APBN Cetak Surplus Rp10,3 Triliun di Kuartal I 2022
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
1 jam yang lalu
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
2 jam yang lalu
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
3 jam yang lalu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
4 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
4 jam yang lalu
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
5 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved