PHK Ancam Puluhan Juta Pekerja UKM di Indonesia

Rabu, 17 Februari 2016 - 20:38 WIB
PHK Ancam Puluhan Juta...
PHK Ancam Puluhan Juta Pekerja UKM di Indonesia
A A A
JAKARTA - Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tidak hanya terjadi di perusahaan besar. Pekerja di sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) juga dibayangi pemangkasan karyawan. Mereka saat ini sedang ancang-ancang mengurangi jumlah pekerja karena persaingan harga dan mahalnya biaya produksi.

Ketua Bidang UKM Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Nina Tursinah mencatat ada 56 juta UKM di Indonesia. Dari jumlah tersebut bisa menyerap tenaga kerja hingga 94 juta orang.

"Jumlah UKM tidak banyak, cuma 56 juta dengan bisa menyerap 94 juta orang. Ada yang sudah rencanakan (PHK) tapi kita dorong dibatalkan," ujarnya, dalam talkshow 'Akankah Gelombang PHK Berlanjut?' di Jakarta, Rabu (17/2/2016).

Menurut Nina, PHK cukup wajar mengingat kurangnya insentif dari pemerintah terhadap UKM, seperti bunga bank yang masih tinggi. Namun, Apindo akan terus mendorong UKM tetap menjalankan kegiatan usaha sehingga tidak tutup. (Baca: Marak PHK, Pengusaha Wanita Sentil Pemerintah)

"Kita jaga sama-sama agar enggak terjadi PHK. Harus ada juga evaluasi paket kebijakan ekonomi, bisa pertahankan atau malah mengurangi tenaga kerja," tegasnya.

Melalui kebijakan yang tepat, lanjut dia, para pelaku UKM bisa menjaga kelangsungan usaha meski tetap akan mengurangi jumlah karyawan. Beberapa strategi dinilainya bisa dilakukan seperti melakukan efisiensi dengan menekan biaya operasional.

"Kalau pun mengurangi karyawan kita hargai, kalau tidak jalan malah tutup sama sekali itu tidak baik. Kita dorong dia (UKM) pertahankan usahanya dengan strategi lain, tidak dengan mengurangi tenaga kerja, tekan biaya produksi," pungkasnya.

Baca juga:

Naik Pitam, Menaker Minta Bukti Data PHK

Serikat Pekerja Nilai Pemerintah Tutupi Data PHK

Asosiasi Pengusaha Ungkap Penyebab Utama PHK
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemnaker Catat 18.000...
Kemnaker Catat 18.000 Pekerja Kena PHK di Awal Tahun 2025
Badai PHK Melanda, 26.455...
Badai PHK Melanda, 26.455 Pekerja Terdampak hingga Mei 2025
2024 Baru Mulai, Google...
2024 Baru Mulai, Google Pecat 1.000 Karyawan dari Berbagai Divisi
3.188 Buruh di Purwakarta...
3.188 Buruh di Purwakarta Terkena PHK Massal
46.000 Pekerja Diterjang...
46.000 Pekerja Diterjang Badai PHK, Korban Terbanyak Jateng dan Jakarta
Badai PHK Massal Hantam...
Badai PHK Massal Hantam Otomotif Eropa: Renault Siap Pangkas 3.000 Karyawan, Total Korban Tembus 34.000 Jiwa di 2025!
Berita Terkini
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
8 menit yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
9 menit yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
22 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
35 menit yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
1 jam yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
1 jam yang lalu
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved