Harga Minyak Dunia Kembali Jatuh

Rabu, 24 Februari 2016 - 08:11 WIB
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Jatuh
A A A
SINGAPURA - Harga minyak dunia pada awal perdagangan hari ini turun, memperpanjang penurunan tajam dari sesi sebelumnya setelah eksportir Arab Saudi dikesampingkan terkait pemotongan produksi dan data industri menunjukkan lebih membangun stok minyak mentah Amerika Serikat (AS).

Seperti dikutip dari Reuters, Rabu (254/2/2016), harga minyak West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan sebesar USD31,46 per barel pada 00.12 GMT, atau turun 41 sen dari posisi terakhir yang sebelumnya sudah turun 6%. Sementara, harga minyak brent turun USD1,42, atau 4% menjadi USD33,27 per barel.

Penurunan tersebut lantaran kurang jelasnya kerja sama antara anggota Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) untuk membekukan atau memotong produksi dalam rangka mengendalikan kelebihan pasokan yang membuat harga minyak turun hingga 70% sejak pertengahan 2014.

Menteri Perminyakan Arab Saudi Ali Al-Naimi mengatakan pada sebuah konferensi di Houston, Texas kemarin, bahwa produksi yang dipangkas oleh OPEC dan eksportir nonOPEC tidak akan terjadi karena tidak banyak negara yang akan melakukannya.

Dia juga mengatakan, pembekuan diusulkan dalam produksi pada tingkat Januari, yang berada di dekat rekor tertinggi, akan membutuhkan semua produsen utama setuju untuk tidak menambahkan pasokan.

Sementara negara nonOPEC, yakni Rusia sementara menyepakati pembekuan produksi pada tingkat Januari. "Beberapa tetangga kami telah meningkatkan produksi mereka hingga 10 juta barel per hari dalam beberapa tahun terakhir dan jumlah ekspor. Sekarang mereka memiliki keberanian untuk mengatakan kita semua harus membekukan produksi bersama-sama," kata Bijan Zanganeh seperti dikutip dari kantor berita ISNA.

"Jadi mereka harus membekukan produksi mereka pada 10 juta barel dan kita harus membekukan pada 1 juta barel, ini adalah usulan menggelikan," katanya.

Pada tingkat produksi global saat ini antara 1 juta dan 2 juta barel minyak mentah yang diproduksi setiap hari lebih dari permintaan, di tengah kelebhan pasokan di dunia.

American Petroleum Institute (API) mengatakan, persediaan minyak mentah naik 7,1 juta barel dalam pekan sampai 19 Februari sebesar 506.200.000, jauh melebihi ekspektasi analis yang naik 3,4 juta barel.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
6 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
7 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
8 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
8 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
8 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved