Manfaat Asuransi Kerugian dalam Bisnis

Rabu, 02 Maret 2016 - 00:01 WIB
Manfaat Asuransi Kerugian...
Manfaat Asuransi Kerugian dalam Bisnis
A A A
PEMAHAMAN kebanyakan orang terkait asuransi kerugian dan manfaatnya dinilai masih sangat terbatas jika dibandingkan dengan asuransi jiwa, pendidikan dan sebagainya. Padahal, asuransi kerugian memiliki peranan penting bagi para pelaku usaha, tak terkecuali bagi bisnis properti.

Manager Retail & Commercial GMT Commercial, Agnes Juwita mengatakan, asuransi kerugian merupakan usaha atau cara memberikan jasa dalam hal menanggung risiko atas kerugian, manfaat, kehilangan pada pihak ketiga yang mengalami peristiwa atau kejadian yang belum pasti di masa mendatang.

“Mengacu pada karakteristik asuransinya, lebih bersifat antisipasi terhadap ketidakpastian. Untuk pelaku bisnis khususnya di sektor properti sangat penting melakukan proteksi terhadap aset mereka,” ungkap Agnes dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (1/3/2016).

Menurut Agnes pemahaman tentang asuransi kerugian sangat bermanfaat secara praktis bagi pelaku bisnis properti baik untuk pemilik, kontraktor maupun pengelola. Dengan pemahaman yang cukup dapat pula menjadi acuan untuk memilih perusahaan jasa asuransi kerugian yang kompeten. “Asuransi kerugian secara strategis dapat menjadi salah satu pertahanan terakhir di bisnis properti,” katanya.

Sementara itu, konsultan dan pakar di bidang asuransi kerugian Enoch Setiawan, menjelaskan bahwa para pengelola bisnis properti memerlukan pemahaman awal dan jelas mengenai prinsip-prinsip dalam asuransi kerugian, yaitu at must good faith (masing-masing memiliki itikad yang baik) dalam menjalin hubungan kerja sama, baik dari sisi penyedia layanan jasa asuransi termasuk broker dan agent serta pengguna.

“Secara umum biasanya prinsip itu tercermin dalam perjanjian (wording) yang melandasi kerja sama, untuk itu sangat diperlukan pemahaman yang cukup” ujar Enoch.

Dia menuturkan, beberapa prinsip lain yang menjadi landasan kerja sama antara lain reinstatement (pemulihan nilai/fungsi), indeminity, repairmen serta replacement.

“Secara aplikatif, prinsip-prinsip asuransi kerugian dapat menjadi acuan dalam penyelesaian kasus claim dan variannya pada praktik bisnis,” pungkas Enoch.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Mempengaruhi...
Pandemi Covid-19 Mempengaruhi Cara Masyarakat Dalam Memenuhi Kebutuhan Proteksi Diri
Daftar Rumah Sakit di...
Daftar Rumah Sakit di Jakarta yang Tidak Menerima BPJS Kesehatan
OJK Harus Tingkatkan...
OJK Harus Tingkatkan Regulasi untuk Menangani Kasus Gagal Bayar Asuransi Jiwa
Meneropong Potensi Besar...
Meneropong Potensi Besar Pasar Penjualan Asuransi Kecelakaan
Apa Pentingnya Punya...
Apa Pentingnya Punya Asuransi Kendaraan Ketika Mudik Lebaran?
BRINS Hadirkan Greensurance,...
BRINS Hadirkan Greensurance, Inovasi Terbaru Asuransi Ramah Lingkungan
Berita Terkini
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
22 menit yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
38 menit yang lalu
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
1 jam yang lalu
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
1 jam yang lalu
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
2 jam yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
2 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved