Awas! Saham BUMN Rentan Intervensi

Rabu, 02 Maret 2016 - 13:24 WIB
Awas! Saham BUMN Rentan...
Awas! Saham BUMN Rentan Intervensi
A A A
JAKARTA - Pengamat ekonomi Faisal Basri mengingatkan kepada investor untuk berhati-hati dalam membeli saham emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Menurutnya, beberapa perusahaan pelat merah rentan terkena intervensi pemerintah terutama soal penetapan harga, sehingga memengaruhi kinerja. "Saya enggak tega katakan Bapak Ibu jauhi saham-saham BUMN, tapi saya katakan Bapak Ibu hati-hati saham BUMN yang rentan intervensi," ujarnya di Jakarta, Rabu (2/3/2016).

Intervensi terbaru, kata Faisal, berupa pembatasan Net Interest Margin (NIM) bank BUMN di angka 4% untuk dapat bersaing dengan perbankan di ASEAN.

"Rini Soemarno (Menteri BUMN) minta bank BUMN NIM 4%. Ini apa-apaan sih? Kalau saya lihat itu suku bunga efeknya enggak terlalu kuat ke pertumbuhan ekonomi," kata Fisal.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi juga bisa menanjak saat bunga kredit bank tinggi beberapa tahun terakhir dan Indonesia bukan negara dengan NIM perbankan terbesar di ASEAN.

"Bunga tinggi juga kita tumbuh tinggi juga. Tertinggi itu Thailand, Indonesia ketiga, terkecil Malaysia lalu Vietnam," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Srikandi BUMN Hadirkan...
Srikandi BUMN Hadirkan Lingkungan Kerja yang Inklusif
Kekecewaan Jokowi pada...
Kekecewaan Jokowi pada Sejumlah BUMN Sakit, Direspons DPP Pekat IB dengan Aduan ke KPK
Diskusi Mencari Sosok...
Diskusi Mencari Sosok yang Tepat Membangkitkan BUMN
Garuda Indonesia Raih...
Garuda Indonesia Raih Lima Penghargaan Terbaik Pada Ajang BUMN Branding and Marketing Award 2020
BUMN Dipangkas Jadi...
BUMN Dipangkas Jadi 30, Ini Perusahaan yang Bakal Dimerger
Erick Thohir Bakal Tutup...
Erick Thohir Bakal Tutup 7 Perusahaan BUMN yang Tak Beroperasi
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
8 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
8 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
9 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
10 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Minta 50%...
Donald Trump Minta 50% Saham TikTok untuk Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved