Menhub-Ahok Bahas Standar Kualitas Kereta LRT

Jum'at, 04 Maret 2016 - 18:34 WIB
Menhub-Ahok Bahas Standar...
Menhub-Ahok Bahas Standar Kualitas Kereta LRT
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang kerap disapa Ahok menerangkan masih terjadi perdebatan dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terkait soal standar kereta yang akan digunakan dalam proyek light rail transit (LRT). Ahok sendiri menegaskan ingin kereta berstandar internasional tersebut agar tidak mudah terjadi gangguan.

"Lebih baik yang berstandar internasional. Kita tanya apakah yang pertama hanya murah saja, tapi habis itu kita dikerjain gara-gara kualitasnya tidak bagus," kata Ahok di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (4/3/2016).

Lanjut dia, perdebatan masih terjadi soal kualitas kereta lantaran pihak Kemenhub menginginkan kereta milik PT KAI yang digunakan dalam proyek LRT. Hal tersebut lantas ditanggapi Ahok dengan menginginkan lelang untuk operator kereta LRT.

"Kami berpikir secara ekonomi, logika saya, kalau penawarannya banyak pasti lebih murah. Apa jangka panjang memang lebih murah?.‎ Depo-depo sendiri, kenapa kita mesti bangun kereta dengan standar khusus," sambungnya.

Dia menambahkan Senin nanti dia akan kembali membahas hal ini ini dengan Kemenhub‎ untuk diputuskan akan menggunakan kereta jenis apa untuk LRT. "Kita menunggu Senin untuk membandingkan standar, karena minggu depan harus diputuskan," pungkasnya.

Seperti diketahui saat ini proyek LRT masih mangkrak. Awalnya, seluruh proyek LRT Jabodetabek dipegang oleh PT Adhi Karya. Namun LRT DKI dialihkan ke badan usaha milik daerah, yakni PT Jakpro. Kesepakatan ini dihasilkan setelah dilakukan koordinasi lintas kementerian yang melibatkan Ahok, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai...
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Groundbreaking Paling Lambat Awal Oktober 2023
LRT Jakarta Gunakan...
LRT Jakarta Gunakan Sinar Ultraviolet untuk Cegah Covid-19
Ragam Respons Kenaikan...
Ragam Respons Kenaikan Tarif LRT Jabodebek: Berat sih Kalau Naik 100%
LRT Jabodebek Tambah...
LRT Jabodebek Tambah Jadwal Perjalanan Akhir Pekan Ini, dari 158 Jadi 202
LRT Jabodebek Telah...
LRT Jabodebek Telah Layani 8,1 Juta Pengguna Sejak Awal Operasi Agustus 2023
Profil Dirut LRT Jakarta...
Profil Dirut LRT Jakarta Hendri Saputra, Sosok yang Memonitoring Sejumlah Megaproyek di DKI
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
9 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
10 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
10 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
11 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
11 jam yang lalu
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved