Kegaduhan Positif Blok Masela dan Freeport

Sabtu, 05 Maret 2016 - 14:33 WIB
Kegaduhan Positif Blok...
Kegaduhan Positif Blok Masela dan Freeport
A A A
JAKARTA - Kegaduhan terkait pengembangan Blok Masela dan perdebatan panjang soal perpanjangan kontrak maupun izin ekspor PT Freeport Indonesia dinilai Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari mempunyai efek positif. Menurutnya ada dua kategori terkait perdebatan yang terjadi antar menteri saat ini yakni perdebatan bermutu dan tidak.

(Baca Juga: Dua Menteri Ribut Blok Masela, 65% Karyawan Inpex Terancam PHK)

Dia menambahkan perseturuan dua pembantu presiden yakni Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Rizal Ramli dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said terkait pembangunan kilang untuk Blok Masela adalah debat yang bermutu. Pasalnya perdebatan penggunaan skema kilang darat (onshore) atau laut (offshore) pada Blok Masela bertujuan untuk pembangunan Indonesia.

"Kalau ribut soal Blok Masela dan juga Freeport ini perlu, karena kaitannya biaya operasional yang di dalamnya ada uang negara," ujar Qodari dalam diskusi dengan Sindo Trijaya dengan tema 'Menteri Ribut Bikin Ribet' di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (5/3/2016).

Lanjut dia perdebatan tersebut memiliki efek positif karena masyarakat bisa mengetahui keunggulan dan kekurangan kilang darat dan laut untuk Blok Masela. "Perdebatan tersebut memiliki unsur kemanfaatan. Saya fikir ini perlu sekali, ini gaduh yang positif, agar media dan publik paham titik mana yang penting," tuturnya.

Sementara perdebatan atau kegaduhan yang tidak bermutu, dia mencontohkan soal Sekretaris Kabinet Pramono Anung yang menyindir Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar yang menyatakan kekesalannya terhadap Garuda karena ketinggalan pesawat dan terjebak delay.

"Kalau ribut menteri ketinggalan pesawat, maka menteri yang lain jangan ikut marah-marah, nggak perlu ikut nyindir-nyindir. Itu perdebatan yang tidak mutu," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sinyal Pertamina Gantikan...
Sinyal Pertamina Gantikan Shell dalam Proyek Blok Masela Belum Terlihat
Di HUT ke-50 PDIP, Jokowi...
Di HUT ke-50 PDIP, Jokowi Pamer Bisa Rebut Freeport hingga Blok Mahakam
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Minim Pengalaman, Kemampuan...
Minim Pengalaman, Kemampuan Inpex Kembangkan Blok Masela Diragukan
Proses Akuisisi Rampung,...
Proses Akuisisi Rampung, Pertamina dan Petronas Siap Sedot Gas di Blok Masela
Shell Akhirnya Lepas...
Shell Akhirnya Lepas Blok Masela ke Pertamina Jauh di Bawah Rp14,8 Triliun
Berita Terkini
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
17 menit yang lalu
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
28 menit yang lalu
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
2 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
3 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved