Asuransi Takut Tanggung Risiko Jika Blok Masela Pakai Kilang Laut

Sabtu, 05 Maret 2016 - 21:09 WIB
Asuransi Takut Tanggung...
Asuransi Takut Tanggung Risiko Jika Blok Masela Pakai Kilang Laut
A A A
JAKARTA - Pengembangan Blok Masela jika menggunakan kilang laut (offshore) ditakutkan oleh Ekonom dari Sustainable Development Indonesia (SDI) Dradjad Wibowo tidak ada asuransi yang berani menanggung risikonya. Dia menerangkan perusahaan asuransi tidak akan mau menanggung kerugian untuk proyek yang belum teruji sebelumnya di Indonesia.

"Belum ada asuransi yang mau mencover proyek ini (Blok Masela), kalau memang menguntungkan mereka pasti akan berbondong-bondong karena preminya besar sekali. Tapi tidak ada, salah satu penyebab teknologinya belum teruji," jelasnya di Jakarta, Sabtu (5/3/2016).

(Baca Juga: Teknologi Belum Teruji, Blok Masela Tak Tepat Pakai Kilang Laut)

Lanjut dia, pemerintah seharusnya bisa melihat bahwa pembangunan kilang ini memang sudah seharusnya dilakukan menggunakan skema darat melihat pengalaman Indonesia yang sudah belasan tahun membangun kilang darat.

"Soal kemampuan Indonesia membangun kilang darat kita sudah pengalaman. Jika di laut, kalau disini bisa dikatakan bakal menjadi floating kilang terbesar di dunia. Pertama itu di Austalia, namun persoalanya mereka saja baru beroperasi 2017. Jika di sini, siapa yang mau menanggung? Saya kroscek kesana kemari, memang belum ada yang mau (asuransi menanggung)," ungkap dia.

Dia mencemaskan jika proyek ini tidak ada yang mengcover, maka otomatis negara sekali lagi menjadi menjamin. Berbeda jika pembangunannya di darat untuk pembangunan ada di kedalaman laut 1500 meter (m). Kemudian dari segi jarak, jarak pipanya, ke pulau Tanimbar 90 kilometer (km).

Sedangkan di negara-negara seperti Aljazair dan Inggris disebutkan jarak pipanya 200-300 km "Dan itu semua berjalan lancar. Artinya, pembangunan di darat tidak ada masalah dan minim risiko. Sehingga itu bisa dilakukan," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Minim Pengalaman, Kemampuan...
Minim Pengalaman, Kemampuan Inpex Kembangkan Blok Masela Diragukan
Proses Akuisisi Rampung,...
Proses Akuisisi Rampung, Pertamina dan Petronas Siap Sedot Gas di Blok Masela
Shell Akhirnya Lepas...
Shell Akhirnya Lepas Blok Masela ke Pertamina Jauh di Bawah Rp14,8 Triliun
Shell Cabut dari Proyek...
Shell Cabut dari Proyek Blok Masela, Inpex Resmi Cari Mitra Baru
Proyek Blok Masela Ikut...
Proyek Blok Masela Ikut Terganggu Imbas Covid-19
Shell Belum Mundur dari...
Shell Belum Mundur dari Blok Masella, Masih Hitung-hitungan
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
6 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
7 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
8 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
8 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
10 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
11 jam yang lalu
Infografis
3 Negara Paling Sengsara...
3 Negara Paling Sengsara Jika Iran Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved