Perpres Jalan Keluar Kendalikan Fluktuasi Harga Ayam

Senin, 07 Maret 2016 - 13:09 WIB
Perpres Jalan Keluar...
Perpres Jalan Keluar Kendalikan Fluktuasi Harga Ayam
A A A
JAKARTA - Pengamat ekonomi pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Bustanul Arifin mengatakan diperlukan Peraturan Presiden (Perpres) untuk mengatur soal harga eceran terendah dan tertinggi untuk komoditas ayam ketika terus terjadi fluktuasi. Bahkan dia menerangkan lonjakan harga ayam sebagai situasi yang luar biasa.

"Kita mungkin ingin ada Perpres, atau lembaga besar yang mengatur soal harga eceran tertinggi dan terendah (untuk harga ayam). Karena kalau tidak ada, pasti bakal tersendat. Pada Januari kita lihat harganya mahal, sekarang harganya rendah, bisnis seperti ini sulit memprediksi," jelasnya dalam diskusi di Jakarta, Senin (7/3/2016).

Dia menerangkan untuk harga eceran daging ayam saat ini yakni Rp29.000, sedangkan untuk telur Rp 23.560 per Jumat (4/3) kemarin berdasarkan data pusat perunggasan nasional. Sementara per 2 Maret 2016, harga daging ayam di Jawa tercatat terendah Rp9.500 dan tertinggi Rp14.000 pada tingkat peternak. Untuk Sulawesi Rp18.000 dan Kalimantan Rp18.500.

"Jadi secara rata-rata, Rp18.500, kebayang ruginya. Dengan harga jual mereka Rp11.500, rugi Rp8.000 untuk ayam hidup. Bisnis seperti ini sulit menganut prediksi cashflow selama satu tahun, baik untuk usaha rakyat atau perusahaan. Peternak tidak mampu buat cashflow, mungkin hanya sebulan atau dua bulan padahal normal setahun," sambungnya.

Lanjut dia, pemerintah dinilai tidak berperan banyak soal peternakan unggas dalam jangka waktu 30 tahun. "Kita sangat berkembang, bahkan kalau ada peran pemerintah akan membuat lebih dahsyat. Jangan ketika sudah maju, ujug-ujug minta berperan. Negara perlu hadir," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Jamin Ketersediaan...
Pemerintah Jamin Ketersediaan Produk Ternak
Jelang Lebaran, Stok...
Jelang Lebaran, Stok Daging Sapi dan Ayam di Gowa Berlimpah
Harga Ayam Potong Mahal,...
Harga Ayam Potong Mahal, Pedagang Kesulitan Menjual
Ayam Nanas Pertama Hadir...
Ayam Nanas Pertama Hadir di Indonesia, Hasil Inovasi Sreeya Sewu
Daging Olahan Ayam Masuk...
Daging Olahan Ayam Masuk Sulut, Pasokan Turun 17 Persen
Harga Daging Sapi Melangit,...
Harga Daging Sapi Melangit, Peternak Ayam di Madina Sumringah
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
5 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
5 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
6 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
6 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
7 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
7 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved