Irman Gusman: Kesadaran Wirausaha Dimulai dari Kampus

Senin, 07 Maret 2016 - 19:38 WIB
Irman Gusman: Kesadaran...
Irman Gusman: Kesadaran Wirausaha Dimulai dari Kampus
A A A
JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Irman Gusman, hari ini memberikan orasi tentang Demokrasi dan Kewirausahaan dalam acara Dies Natalis ke-5 Tanri Abeng University di Tanri Abeng University Center (TAU Center) Jakarta. Dia menyampaikan penghargaannya atas misi Tanri Abeng University dalam melahirkan wirausahawan bisnis Indonesia yang profesional.

"Dunia pendidikan perlu menggeser pola ajarnya yang sebelumnya hanya menitikberatkan pada aspek kognitif menjadi pendidikan yang berbasis pembentukan karakter, termasuk karakter kewirausahaan," ujar Irman, Senin (7/3/2016).

Menurutnya, dunia pendidikan perlu didorong untuk memberikan kontribusi nyata dalam membangun dunia bisnis dan perekonomian di Tanah Air, terutama untuk mewadahi tumbuhnya pengusaha kecil dan mikro.

Dia menilai, meski Indonesia adalah negara demokrasi terbesar ke-3 di dunia, rendahnya jaminan bagi hak-hak sipil dan lemahnya penegakkan hukum masih menjadi pekerjaan rumah bagi bangsa.

Dalam konteks ekonomi, salah satu syarat yang belum dipenuhi oleh Indonesia dalam berdemokrasi adalah lemahnya pemanfaatan kesempatan ekonomi dan masih kurangnya kesadaran kewirausahaan.

Meski demokrasi telah memberikan ruang yang luas bagi pertumbuhan ekonomi, termasuk desentralisasi dan otonomi daerah serta berbagai perluasan kesempatan usaha, namun ruang itu belum dapat dimanfaatkan semua orang. Hanya sebagian kecil kelompok masyarakat yang mampu terus mengembangkan kekayaannya secara luar biasa, jelasnya.

Irman menambahkan, Indonesia dapat meningkatkan kinerja ekonomi dan kesejahteraan masyarakatnya dengan mendorong potensi kewirausahaan sebagai way of life yang mengandung nilai-nilai kreativitas, pemberdayaan, mental pantang menyerah, semangat dan inovasi. "Kewirausahaan tidak hanya dapat diterapkan dalam hal ekonomi namun juga di bidang politik, sosial, birokrasi dan sebagainya,” jelasnya.

Senator asal Sumatera Barat ini juga menyampaikan bahwa untuk dapat menjadi negara maju, Indonesia perlu memiliki sedikitnya 2% wirausahawan dari seluruh jumlah penduduk.

Saat ini, Indonesia baru memiliki 1,56% wirausahawan dari total jumlah penduduknya. Jumlah ini masih di bawah negara-negara ASEAN lain, seperti Singapura (dengan 7% wirausahawan), Malaysia (dengan 5% wirausahawan) dan Thailand (dengan 3% wirausahawan).

"Negara tentu harus menciptakan mekanisme, mewujudkan iklim dan menjamin kepastian usaha bagi tumbuhnya para wirausahawan baru. Termasuk misalnya dengan menentukan cluster-cluster usaha unggulan dan secara konsisten berpihak pada koperasi dan usaha mikro-kecil-menengah," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Irman Gusman Kembali...
Irman Gusman Kembali Terjun ke Politik, Tokoh Sumbar Bicara Peluangnya
Kembalinya Irman Gusman...
Kembalinya Irman Gusman Diyakini Bakal Beri Warna bagi DPD RI
Irman Gusman Luncurkan...
Irman Gusman Luncurkan Buku soal Hukum dan HAM di Harkitnas
Cerita Irman Gusman...
Cerita Irman Gusman Perjuangkan DPD RI
Kuasa Hukum Irman ke...
Kuasa Hukum Irman ke DKPP: Sanksi Pelanggaran Sumpah Janji Adalah Pemecatan
MK Tolak Gugatan Jabatan...
MK Tolak Gugatan Jabatan Ketum Parpol, Irman Gusman Anggap Putusan Tepat
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
7 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
8 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
8 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
8 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
9 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved