Anak Usaha Pertamina Genjot Pembangunan PLTP Lahendong

Rabu, 09 Maret 2016 - 18:38 WIB
Anak Usaha Pertamina...
Anak Usaha Pertamina Genjot Pembangunan PLTP Lahendong
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) melalui anak usaha PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) menunjukkan keseriusan dalam pengembangan sumber energi terbarukan. Hal ini dibuktikan dengan progress pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong yang dilakukan PGE di daerah Tompaso–Sulawesi Utara lebih cepat dari target yang ditentukan.

Dirut PGE Irfan Zainuddin menerangkan PGE Area Lahendong merupakan wilayah WKP milik PGE yang mengoperasikan pemanfaatan panas bumi pada area geothermal di daerah Lahendong-Tomohon. Setelah mengembangkan dan mengoperasikan PLTP Unit 1,2,3 dan 4 dengan kapasitas masing-masing unit sebesar 20 MW sejak 2001 hingga 2011, mulai 2015 lalu PGE Area Lahendong memulai pengerjaan pembangunan PLTP Unit 5&6 dengan kapasitas 2X20 MW.

"Lahendong 1-4 memasok sekitar 40% kebutuhan listrik di Sulawesi Utara dan kami komit untuk terus meningkatkan pasokan listrik panas bumi melalui proyek-proyek baru, yaitu Lahendong unit 5 dan 6. Hingga akhir Februari tingkat kemajuan proyek telah mencapai 54,63% atau lebih cepat sekitar 2-3 bulan dari rencana," ucap dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (9/3/2016).

Sementara Komisaris Utama Pertamina Tanri Abeng yang berkunjung ke lokasi proyek di Kecamatan Tompaso, Kabupaten Minahasa mengatakan percepatan pembangunan PLTP di Sulawesi Utara (Sulut) sangatlah penting untuk pemenuhan kebutuhan listrik di wilayah tersebut. Sebab, saat ini Sulut masih mengalami defisit suplai listrik.

"Penambahan suplai listrik sebesar 2X20 MW dari PLTP Unit 5&6 ini tentu akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Sulut mengingat saat ini masih terdapat daerah-daerah di Sulut yang belum teraliri listrik," imbuh dia.

PLTP Unit 5&6 merupakan proyek dengan total investasi sebesar USD282,07 juta dimana sejak tahap eksploitasi panas bumi hingga pembangkitan listrik dilakukan oleh PGE. Listrik yang diproduksi akan disalurkan kepada PT PLN (Persero).

Hal ini berbeda dengan PLTP Unit 1-4 dimana PGE hanya menyalurkan uap kepada PLN untuk kemudian membangkitkan listrik melalui PLTP milik PLN. Irfan melanjutkan, PGE dapat melaksanakan pengerjaan proyek PLTP Unit 5&6 lebih cepat karena dukungan pemerintah, baik pusat maupun daerah beserta masyarakat sekitar.

Dukungan tersebut di antaranya ditunjukkan dengan cepatnya proses pekerjaan dari tahap perijinan, pembebasan lahan, serta proses pelelangan yang tepat waktu. "Seluruh stakeholder terkait telah memahami kegiatan pengembangan panas bumi merupakan usaha pemenuhan listrik Sulut yang bertumpu pada energi terbarukan yang ramah lingkungan dan sejalan dengan Program Indonesia Terang yang baru-baru ini digalakkan oleh Kementerian ESDM," lanjutnya

Selain pencapaian di atas, PGE Area Lahendong juga berkomitmen terhadap keselamatan kerja (safety). Komitmen ini ditunjukkan dengan tidak adanya kecelakaan kerja selama 2015. Total waktu jam kerja tanpa kecelakaan selama 2015 adalah 2,3 juta jam kerja. “Hal-hal tersebut merupakan komitmen PGE untuk mensukseskan program kemandirian energi yang telah ditetapkan Pemerintah Indonesia,” tutup Irfan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengamat Nilai Kinerja...
Pengamat Nilai Kinerja PGEO 2025 Tegaskan Keuntungan Investasi Sektor Panas Bumi
Garap Harta Karun Energi...
Garap Harta Karun Energi di Jantung Indonesia, PGE Buka Peluang Kemitraan Strategis
Kolaborasi Jadi Kunci...
Kolaborasi Jadi Kunci Capai Target Kapasitas PLTP 10,5 GW di 2035
Indonesia Berpotensi...
Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Industri Panas Bumi Skala Global
Berpengalaman Hampir...
Berpengalaman Hampir 50 Tahun, PGE Dapat Dukungan Jadi Induk BUMN Panas Bumi
Bisnis PGE Tetap Solid,...
Bisnis PGE Tetap Solid, Bukti Panas Bumi Punya Prospek Menjanjikan di Indonesia
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
54 menit yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
1 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
1 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
2 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
2 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
2 jam yang lalu
Infografis
Pendidikan Sugiono,...
Pendidikan Sugiono, Anak Ideologis Prabowo yang Jadi Sekjen Gerindra
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved