Harga Batu Bara Anjlok, Pemerintah Janjikan Solusi

Kamis, 10 Maret 2016 - 20:09 WIB
Harga Batu Bara Anjlok,...
Harga Batu Bara Anjlok, Pemerintah Janjikan Solusi
A A A
JAKARTA - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berjanji untuk mencarikan solusi agar harga komoditas, khususnya harga batu bara yang anjlok tidak membebani pengusaha. Ini dilakukan agar produksi batu bara mencukupi untuk program kelistrikan 35.000 megawatt (MW).‎

Menteri ESDM Sudirman Said mengaku telah mendapatkan informasi dari pengusaha batubara mengenai kondisi harga batu bara untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang dikhawatirkan tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan pembangkit. Sebab, jika harganya masih seperti ini maka akan banyak penambang yang berhenti memproduksi karena harganya tidak sesuai.

‎"Apabila keadaan batu bara seperti ini, dikhawatirkan kita tidak cukup pasokan," katanya usai melakukan pertemuan dengan pengusaha anggota Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) di Menara Kadin, Jakarta, Kamis (10/3/2016).

Menurutnya, harga batu bara saat ini memang tidak sesuai keekonomian. Sehingga tidak heran jika banyak perusahaan yang menghentikan kegiatan produksinya, akibatnya pasokan batu bara pun menjadi berkurang. ‎‎"Mineble miningnya menjadi kecil karena tidak masuk level keekonomian tertentu," imbuh dia.

Dia berjanji, pihaknya akan kembali mengadakan diskusi antara pengusaha batu bara, pengusaha pembangkit listrik, dan PT PLN (Persero) untuk mencari jalan keluar. Dengan demikian, seluruh pihak tidak akan mengalami kerugian dan mendapat harga sesuai keekonomian.‎

"Harus ada keseimbangan harga baru yang oleh pengusaha batu bara cukup ekonomis untuk menambang, dan pengusaha listrik cukup ekonomis untuk membeli. Diskusi dengan PLN, asosiasi batubara, dan IPP yang menggunakan batu bara sebagai energi primer," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tanpa DMO Batu Bara,...
Tanpa DMO Batu Bara, Industri Semen hingga Tekstil Bakal Sempoyongan
ESDM Tolak Rencana Produksi...
ESDM Tolak Rencana Produksi Batu Bara 51 Perusahaan Sebanyak 7,8 Juta Ton
Batu Bara Kembali Diekspor...
Batu Bara Kembali Diekspor Secara Bertahap
Target Produksi Batu...
Target Produksi Batu Bara Nasional 2022 Capai 663 Juta Ton
Aksi Damai Protes Bisnis...
Aksi Damai Protes Bisnis Kotor Batubara
Transformasi Batubara...
Transformasi Batubara Menuju Energi Bernilai Tambah
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
54 menit yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
1 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
1 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
2 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
2 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
2 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved