Dirikan Monumen Perang Illegal Fishing, Ini Alasan Menteri Susi

Senin, 14 Maret 2016 - 14:14 WIB
Dirikan Monumen Perang...
Dirikan Monumen Perang Illegal Fishing, Ini Alasan Menteri Susi
A A A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menerangkan bakal mendirikan monumen perang melawan I‎legal Fishing di tanah kelahirannya, Pangandaran, Jawa Barat. Monumen tersebut nantinya merupakan kapal eks asing bernama FV Viking yang berhasil ditangkap dan diledakkan Indonesia, setelah beberapa tahun belakangan menjadi buronan banyak negara dan Interpol.

Dia menambahkan kapal FV Viking itu dijadikan monumen perang melawan ilegal fishing lantaran kapal tangkapan tersebut adalah yang terbesar dari hasil tangkapan Menteri Susi dan anak buahnya hampir satu setengah tahun belakangan dalam memerangi penangkapan ikan ilegal di perairan Indonesia. ‎Kapal buronan tersebut berukuran 1.300 grosston (GT) dan menjadi kapal terbesar yang diledakkan Indonesia.

Nantinya, pasca diledakkan kapal tersebut tidak akan ditenggelamkan seluruhnya seperti kapal eks asing yang ditenggelamkan sebelumnya. "‎Iya (kapal MV Viking mau dijadikan monumen). Jadi tidak tenggelam seperti yang lain-lain. Masuk ke dalam air. Nanti hanya separo saja," katanya di Pantai Timur, Pangandaran, Jakarta, Senin (14/3/2016).

(Baca Juga: KKP Ledakkan Kapal Raksasa di Tanah Kelahiran Menteri Susi)

‎Mantan Bos Susi Air ini mengungkapkan, dirinya ingin mendirikan monumen perang melawan ilegal fishing atas dasar alasan bahwa Indonesia perlu monumen keberhasilan atas aksi memberantas ilegal fishing selama ini. Selain itu, monumen tersebut juga menjadi peringatan bagi negara lain bahwa mereka tidak bisa secaa bebas melintas dan memasuki perairan Indonesia.

"‎Ini lho, kalian boleh bebas di dunia lain, tapi masuk ke laut kita urusannya seperti ini. Karena selama ini mereka menenggelamkan diri. Karena mereka takut dibongkar jaringannya. Kita beruntung sekali mereka belum sempat menenggelamkan diri," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
1 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
2 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
12 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
12 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
13 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
13 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved