Pertamina Danai Inovasi Teknologi dan Energi lewat Kompetisi PFsains
Kamis, 19 September 2024 - 22:39 WIB
loading...
Pertamina Foundation menyelenggarakan kompetisi inovasi teknologi dan energi. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pertamina Foundation menyelenggarakan kompetisi inovasi teknologi dan energi, PFsains, sebagai upaya hilirisasi hasil inovasi akademisi, praktisi, dan mahasiswa yang memenuhi kebutuhan masyarakat dan industri. Tahun 2024, terpilih 11 pemenang kategori Implementation yang meraih total pendanaan 2 miliar rupiah dan 5 pemenang kategori Ideation yang meraih total pendanaan 70 juta rupiah. Selain pendanaan inovasi, mereka juga akan memperoleh fasilitas mentoring 1-on-1 dengan ekspertis untuk pematangan inovasi, dan market validation.
Presiden Direktur Pertamina Foundation Agus Mashud S. Asngari mengapresiasi antusiasme masyarakat terhadap program PFsains. Harapannya, kompetisi ini mampu mendorong lebih banyak inovator yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan industri demi pembangunan negeri.
"PFsains berhasil menarik ratusan inovator dari kalangan akademisi, praktisi hingga mahasiswa, bukti bahwa negeri ini memiliki banyak inovator yang membutuhkan wadah serta fasilitas untuk mengembangkan inovasinya. Untuk itu, PFsains hadir sekaligus ini menjadi bentuk komitmen Pertamina melalui Pertamina Foundation mendukung pembangunan negeri. Saya berharap, apa yang diberikan oleh PFsains kepada para pemenang, bisa membawa kebermanfaatan yang berkelanjutan," ujar Agus, Kamis (19/9/2024).
Baca Juga: Mirip Dam, Inovasi Baru Ini Mampu Cegah Banjir Masuk Rumah
Kompetisi yang diluncurkan pada 26 Maret lalu di Institut Teknologi Kalimantan ini telah menarik perhatian 753 inovator. Mereka melewati berbagai tahapan seleksi, mulai dari pitching, in-depth interview, dan final interview. Rangkaian capacity building juga diberikan peserta seperti membahas pembuatan pitch deck yang menarik bagi investor, komersialisasi inovasi hingga cara membangun jejaring untuk pengembangan inovasi.
Terdapat beberapa indikator penilaian dalam kompetisi ini, antara lain keterkaitan dengan poin-poin sustainable development goals (SDGs), novelty, keberlanjutan, cara kerja dan keamanan prototipe, serta solusi yang ditawarkan terhadap permasalahan atau tantangan di masyarakat maupun industri.
Perbedaan kategori ideation dan implementation adalah dari tingkat kematangan inovasi dan prototipe. Ideation merupakan kategori riset dan sudah berupa laporan hasil, namun belum siap diimplementasikan dalam waktu dekat dengan Tingkat Kesiapan Teknologi (TKT) pada level 1-4. Sementara, implementation sudah siap diimplementasikan dan memiliki pilot project dengan TKT level 5-9.
Presiden Direktur Pertamina Foundation Agus Mashud S. Asngari mengapresiasi antusiasme masyarakat terhadap program PFsains. Harapannya, kompetisi ini mampu mendorong lebih banyak inovator yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan industri demi pembangunan negeri.
"PFsains berhasil menarik ratusan inovator dari kalangan akademisi, praktisi hingga mahasiswa, bukti bahwa negeri ini memiliki banyak inovator yang membutuhkan wadah serta fasilitas untuk mengembangkan inovasinya. Untuk itu, PFsains hadir sekaligus ini menjadi bentuk komitmen Pertamina melalui Pertamina Foundation mendukung pembangunan negeri. Saya berharap, apa yang diberikan oleh PFsains kepada para pemenang, bisa membawa kebermanfaatan yang berkelanjutan," ujar Agus, Kamis (19/9/2024).
Baca Juga: Mirip Dam, Inovasi Baru Ini Mampu Cegah Banjir Masuk Rumah
Kompetisi yang diluncurkan pada 26 Maret lalu di Institut Teknologi Kalimantan ini telah menarik perhatian 753 inovator. Mereka melewati berbagai tahapan seleksi, mulai dari pitching, in-depth interview, dan final interview. Rangkaian capacity building juga diberikan peserta seperti membahas pembuatan pitch deck yang menarik bagi investor, komersialisasi inovasi hingga cara membangun jejaring untuk pengembangan inovasi.
Terdapat beberapa indikator penilaian dalam kompetisi ini, antara lain keterkaitan dengan poin-poin sustainable development goals (SDGs), novelty, keberlanjutan, cara kerja dan keamanan prototipe, serta solusi yang ditawarkan terhadap permasalahan atau tantangan di masyarakat maupun industri.
Perbedaan kategori ideation dan implementation adalah dari tingkat kematangan inovasi dan prototipe. Ideation merupakan kategori riset dan sudah berupa laporan hasil, namun belum siap diimplementasikan dalam waktu dekat dengan Tingkat Kesiapan Teknologi (TKT) pada level 1-4. Sementara, implementation sudah siap diimplementasikan dan memiliki pilot project dengan TKT level 5-9.
Lihat Juga :