Harga Minyak Dunia Turun 3%

Selasa, 15 Maret 2016 - 08:02 WIB
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun 3%
A A A
NEW YORK - Harga minyak dunia turun sekitar 3% dipicu kekhawatiran bahwa pemulihan pasar dalam enam pekan telah melampaui fundamental, stok minyak mentah Amerika Serikat (AS) terus produksi dan Iran mempertahankan ketidaksiapannya untuk bergabung dengan produsen utama dalam membekukan produksi.

Seperti dikutip dari Reuters, Selasa (15/3/2016), persediaan minyak mentah di AS kemungkinan mencapai rekor tertinggi untuk pekan kelima berturut-turut atau naik 3,3 juta barel. Stok minyak di Cushing, Oklahoma tumbuh hampir 850.000 barel menjadi 69,6 juta pada 11 Maret membawa penyimpanan di hub pengiriman untuk minyak mentah berjangka AS.

Sementara itu, Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) mengatakan, permintaan global untuk minyak mentah dari anggotanya, termasuk Arab Saudi dan Iran, akan kurang dari yang diperkirakan sebelumnya pada 2016 karena pasokannya bersaing dengan produsen nonOPEC. Di mana pasokan OPEC kemungkinan akan melebihi permintaan sekitar 760.000 barel per hari, naik dari sebelumnya yang sebesar 720.000 bph.

Rusia mengatakan, pertemuan OPEC dengan produsen minyak utama lainnya mungkin akan diadakan di Doha bulan depan. Iran dinilai mendukung rencana tersebut, sementara Teheran mengatakan ingin melipatgandakan ekspor minyak mentah untuk 4 juta barel per hari.

"Semua data di luar sana yang menunjukkan pasokan lebih tinggi dan permintaan yang lebih rendah untuk minyak, dan yang hanya bisa berarti harga lebih rendah," kata Phillip Streible, strategi pasar di RJO Futures di Chicago.

Harga minyak AS turun USD1,32 atau 3,4% menjadi USD37,18 per barel, sementara harha minyak brent berakhir turun 86 sen atau 2% menjadi USD39,53. Penurunan harga minyak terjadi setelah pekan lalu reli 7% yang naik berturut-turut selama sepekan. Di mana harga minyak brent pekan lalu naik 4% atau naim untuk pekan ketiga secara berturut-turut.

Morgan Stanley memperkirakan perdagangan harga minyak pada kisaran USD25-USD45 untuk minyak mentah AS di pasar kelebihan pasokan tapi volatile. "Dari perspektif jangka panjang selama empat sampai enam pekan mendatang, kami masih mengantisipasi penurunan harga minyak mentah utama untuk area USD26-USD28," kata Jim Ritterbusch di Chicago konsultan energi Ritterbusch & Associates.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
18 menit yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
51 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
58 menit yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
2 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
2 jam yang lalu
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved