Harga Emas Antam Anjlok Lagi Saat Emas Dunia Mendatar

Selasa, 15 Maret 2016 - 09:10 WIB
Harga Emas Antam Anjlok...
Harga Emas Antam Anjlok Lagi Saat Emas Dunia Mendatar
A A A
JAKARTA - Harga jual dan beli kembali (buyback) emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini turun lagi setelah pada perdagangan sebelumnya juga mengalami penurunan cukup dalam. Penurunan harga emas Antam hari ini terjadi di tengah mendatarnya harga emas dunia.

Dilansir dari situs Logammulia.com, Selasa(15/3/2016), harga jual emas Antam turun Rp5.000 menjadi Rp560.000/gram dari sebelumnya Rp565.000/gram. Sementara, harga buyback emas Antam juga mengalami penurunan hingga Rp7.000 menjadi Rp510.000/gram dari sebelumnya Rp517.000/gram.

Emas ukuran 2 gram dibanderol Rp1.080.000, dengan harga per gram Rp540.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.602.000 dengan harga Rp534.000/gram. Harga emas 4 gram senilai Rp2.124.000 dengan harga per gram Rp531.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.655.000 dengan harga per gram Rp531.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.260.000, dengan harga per gram Rp526.000.

Harga emas 25 gram Rp13.075.000 dengan harga per gram Rp523.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp26.100.000, dengan harga per gram Rp522.000. Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp52.150.000, dengan harga per gram Rp521.500.

Harga emas 250 gram mencapai Rp130.250.000, dengan harga per gram Rp521.000, dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp260.300.000 dengan harga per gram Rp520.600.

Dilansir Reuters, harga emas global sedikit berubah atau mendatar mendekati level terendah dari sesi terakhir dalam hampir dua pekan. Di mana investor fokus pada pertemuan kebijakan dari Amerika Serikat (AS) dan Bank Sentral Jepang.

Harga emas di pasar spot mendatar di level USD1.234.90 per ons pada pukul 00.40 GMT. Sementara, harga emas AS turun 0,7% menjadi USD1,236 per ons. Pada penutupan kemarin harga emas di pasar spot turun menjadi USD1.228,9 atau terendah sejak 2 Maret.

Sebagain besar investor mengharapkan Bank of Japan (BoJ) menahan kebijakan stabil pada hari ini, di mana sebagai Gubernur Haruhiko Kuroda berharap untuk menghabiskan lebih banyak waktu menilai dampak terhadap perekonomian kebijakan suku bunga negatif yang diresmikan pada Januari kemarin.

Selain itu, pertemuan kebijakan dua hari oleh Federal Reserve akan mulai pada hari ini dan diawasi untuk petunjuk pada kecepatan masa depan tingkat AS meningkat.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Tak...
Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Minat Masyarakat Berinvestasi Emas
Harga Emas Antam Kembali...
Harga Emas Antam Kembali Meroket, Tembus Rp2,65 Juta per Gram
Harli Siregar: 109 Ton...
Harli Siregar: 109 Ton Emas Antam Asli tapi Ilegal
Harga Emas Terus Meroket...
Harga Emas Terus Meroket Usai Libur Lebaran
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Tembus Rp 14.000
Harga Emas Antam Tembus...
Harga Emas Antam Tembus Rp1 Juta
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
2 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
2 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved