Asia Variatif, IHSG Dibuka Naik Tipis
Selasa, 15 Maret 2016 - 09:19 WIB
Asia Variatif, IHSG Dibuka Naik Tipis
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka menguat tipis. IHSG hari naik 5,24 poin atau 0,11% ke level 4.882,77, di tengah variatifnya bursa saham Asia.
Sementara, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup melonjak 63,75 poin atau 1,32% ke level 4.877,53. Penguatan IHSG kemarin di tengah menguatnya bursa saham Asia.
Seperti dikutip dari CNBC, pasar saham Asia hari ini variatif (mixed). Di mana, Indeks Nikkei N225 pada awal perdagangan bimbang antara berada di wilayah positif dan negatif. Di Korea Selatan, Indeks Kospi naik 0,17%.
Sementara, Indeks Australai S&P/ASX 200 melemah 0,49% pada awal perdagangan, lantaran indeks energi yang jatuh 1,53% dan keuangan melemah 0,56%.
Rodrigo Catril, ahli strategi mata uang di National Australia Bank mengatakan dalam sebuah catatan bahwa perdagangan baru-baru ini menyarankan pasar telah berubah menjadi lebih optimis. Sementara Asia dan ekuitas Eropa memperpanjang kenaikan mereka pada Senin, saham AS mencerminkan lebih ragu-ragu.
"Modus-hati ini telah tercermin dalam mata uang dengan safe haven yen Jepang satu-satunya outperformer (kecil) terhadap dolar AS," tulisnya.
Di pasar mata uang, yen Jepang tetap pada level 113 terhadap USD, menjelang keputusan Bank of Japan (BOJ) atas kebijakan moneter. Pasangan USD/yen diperdagangkan pada level 113,80 pagi ini.
Semua sektor saham dalam negeri hari ini melemah. Di mana sektor yang melemah terdalam adalah sektor infrastruktur yang melemah 1,09% disusul pertambangan turun 0,79%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp24 triliun dengan 8 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp1,47 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp15,93 miliar dan aksi beli Rp14,45 miliar. Tercatat 20 saham menguat, 10 saham melemah dan 15 saham stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) naik Rp450 menjadi Rp104.250, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp200 menjadi Rp44.350, dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) naik Rp125 menjadi Rp15.800.
Sementara, saham-saham yang menurun di antaranya PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) turun Rp350 menjadi Rp7.500, PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp150 menjadi Rp15.250, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turun Rp25 menjadi Rp11.150.
Sementara, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup melonjak 63,75 poin atau 1,32% ke level 4.877,53. Penguatan IHSG kemarin di tengah menguatnya bursa saham Asia.
Seperti dikutip dari CNBC, pasar saham Asia hari ini variatif (mixed). Di mana, Indeks Nikkei N225 pada awal perdagangan bimbang antara berada di wilayah positif dan negatif. Di Korea Selatan, Indeks Kospi naik 0,17%.
Sementara, Indeks Australai S&P/ASX 200 melemah 0,49% pada awal perdagangan, lantaran indeks energi yang jatuh 1,53% dan keuangan melemah 0,56%.
Rodrigo Catril, ahli strategi mata uang di National Australia Bank mengatakan dalam sebuah catatan bahwa perdagangan baru-baru ini menyarankan pasar telah berubah menjadi lebih optimis. Sementara Asia dan ekuitas Eropa memperpanjang kenaikan mereka pada Senin, saham AS mencerminkan lebih ragu-ragu.
"Modus-hati ini telah tercermin dalam mata uang dengan safe haven yen Jepang satu-satunya outperformer (kecil) terhadap dolar AS," tulisnya.
Di pasar mata uang, yen Jepang tetap pada level 113 terhadap USD, menjelang keputusan Bank of Japan (BOJ) atas kebijakan moneter. Pasangan USD/yen diperdagangkan pada level 113,80 pagi ini.
Semua sektor saham dalam negeri hari ini melemah. Di mana sektor yang melemah terdalam adalah sektor infrastruktur yang melemah 1,09% disusul pertambangan turun 0,79%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp24 triliun dengan 8 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp1,47 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp15,93 miliar dan aksi beli Rp14,45 miliar. Tercatat 20 saham menguat, 10 saham melemah dan 15 saham stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) naik Rp450 menjadi Rp104.250, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp200 menjadi Rp44.350, dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) naik Rp125 menjadi Rp15.800.
Sementara, saham-saham yang menurun di antaranya PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) turun Rp350 menjadi Rp7.500, PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp150 menjadi Rp15.250, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turun Rp25 menjadi Rp11.150.
(izz)
Lihat Juga :