Asia Mayoritas Terpuruk, IHSG Ditutup Ikut Tersungkur
Selasa, 15 Maret 2016 - 16:34 WIB
Asia Mayoritas Terpuruk, IHSG Ditutup Ikut Tersungkur
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini melorot, atau berkurang 27,75 poin atau 0,56% ke level 4.849,78. Pelemahan IHSG hari ini di tengah mayoritas melemahnya bursa saham Asia.
Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air naik tipis hanya 5,24 poin atau 0,11% ke level 4.882,77 dan pada sesi I IHSG melemah 28,31 poin atau 0,58% ke level 4.849,22. Sementara, pada perdagangan kemarin ditutup melonjak 63,75 poin atau 1,32% ke level 4.877,53.
Seperti dilansir dari CNBC hari ini, pasar Asia sebagian besar melemah. Beberapa analis pun mengatakan bahwa pedagang mulai berhati-hati setelah terjadi kenaikan baru-baru ini.
Indeks Nikkei N225 ditutup turun 116,68 poin atau 0,68% ke level 17.117,07 setelah sempat terombang ambing antara wilayah positif dan negatif di pagi hari. Di Korea Selatan, Indeks Kospi turun 2,30 poin atau 0,12% ke posisi 1.969,97.
Sementara, Indeks Hang Seng ditutup melemah 146,57 poin atau 0,72% ke level 20.288,77. Pasar China citutup mixed, di mana Shanghai naik 2,75 poin atau 0,17% ke posisi 2.864,25 setelah menghabiskan sebagian besar berada di wilayah negatif, dan Shenzhen meluncur 16,20 poin atau 0,92% ke level 1.729,07.
Di Australia, Indeks S&P/ASX 200 ditutup turun 74,03 poin atau 1,43% ke level 5.111,42, dengan sub-indeks energi jatuh 3,55%, dan keuangan 1,39% lebih rendah.
Sektor saham di perdagangan Tanah Air hari ini ditutup hampir semuanya berada di jalur negatif. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah sektor infrastruktur yang melemah 1,68% disusul sektor aneka industri yang turun 1,33%. Sementara, sektor yang menguat adalah properti dan keuangan masing-masing 0,20% dan 0,03%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,13 triliun dengan 5,87 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp26,44 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2,31 triliun dan aksi beli Rp2,34 triliun. Tercatat 133 saham menguat, 184 saham melemah dan 114 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Mayora Indah tbk (MYOR) naik Rp475 menjadi Rp30.475, PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) naik Rp70 menjadi Rp3.570, dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) naik Rp55 menjadi Rp1.750.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun Rp500 menjadi Rp11.000, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp300 menjadi Rp65.600, dan PT First Media Tbk (KBLV) turun Rp125 menjadi Rp1.145.
Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air naik tipis hanya 5,24 poin atau 0,11% ke level 4.882,77 dan pada sesi I IHSG melemah 28,31 poin atau 0,58% ke level 4.849,22. Sementara, pada perdagangan kemarin ditutup melonjak 63,75 poin atau 1,32% ke level 4.877,53.
Seperti dilansir dari CNBC hari ini, pasar Asia sebagian besar melemah. Beberapa analis pun mengatakan bahwa pedagang mulai berhati-hati setelah terjadi kenaikan baru-baru ini.
Indeks Nikkei N225 ditutup turun 116,68 poin atau 0,68% ke level 17.117,07 setelah sempat terombang ambing antara wilayah positif dan negatif di pagi hari. Di Korea Selatan, Indeks Kospi turun 2,30 poin atau 0,12% ke posisi 1.969,97.
Sementara, Indeks Hang Seng ditutup melemah 146,57 poin atau 0,72% ke level 20.288,77. Pasar China citutup mixed, di mana Shanghai naik 2,75 poin atau 0,17% ke posisi 2.864,25 setelah menghabiskan sebagian besar berada di wilayah negatif, dan Shenzhen meluncur 16,20 poin atau 0,92% ke level 1.729,07.
Di Australia, Indeks S&P/ASX 200 ditutup turun 74,03 poin atau 1,43% ke level 5.111,42, dengan sub-indeks energi jatuh 3,55%, dan keuangan 1,39% lebih rendah.
Sektor saham di perdagangan Tanah Air hari ini ditutup hampir semuanya berada di jalur negatif. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah sektor infrastruktur yang melemah 1,68% disusul sektor aneka industri yang turun 1,33%. Sementara, sektor yang menguat adalah properti dan keuangan masing-masing 0,20% dan 0,03%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,13 triliun dengan 5,87 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp26,44 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2,31 triliun dan aksi beli Rp2,34 triliun. Tercatat 133 saham menguat, 184 saham melemah dan 114 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Mayora Indah tbk (MYOR) naik Rp475 menjadi Rp30.475, PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) naik Rp70 menjadi Rp3.570, dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) naik Rp55 menjadi Rp1.750.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun Rp500 menjadi Rp11.000, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp300 menjadi Rp65.600, dan PT First Media Tbk (KBLV) turun Rp125 menjadi Rp1.145.
(izz)
Lihat Juga :