SKK Migas: Pilih Kilang Darat, Nasib Blok Masela Makin Tak Jelas

Kamis, 17 Maret 2016 - 00:04 WIB
SKK Migas: Pilih Kilang...
SKK Migas: Pilih Kilang Darat, Nasib Blok Masela Makin Tak Jelas
A A A
JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengemukakan, jika pemerintah memilih skema pipanisasi atau kilang darat (onshore), maka nasib dan keber‎langsungan proyek Blok Masela, Maluku semakin tidak jelas. Pasalnya, akan butuh waktu lebih lama untuk merevisi plan of development (POD) dan kemudian penyelesaian final investment decission (FID).

Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi mengemukakan, jika saja revisi POD yang diajukan Inpex Corporation pada September 2015 lalu disetujui, maka FID dapat dilakukan pada 2018, dan pembangunan kilang dapat segera dilakukan. Namun nyatanya, keputusan revisi POD terus mundur tanpa ada kejelasan.

(Baca: SKK Migas: Blok Masela Terkatung-katung, Inpex dan Shell Pangkas Pekerja)

"‎Kalau POD bisa disetujui akhir Desember tahun lalu. Maka FID akhir 2018. Lalu mundur akhir Januari dan mundur akhir Februari. Lalu ternyata setelah dihitung mereka masih bisa 2018 walau agak pesimis," ujarnya dalam konferensi pers di Wisma Mulia, Jakarta, Rabu (16/3/2016).

Namun, lanjut Amien, hingga saat ini belum ada keputusan apapun mengenai POD Blok Masela. Jika demikian, maka sudah dapat dipastikan pembangunan kilang dan FID Blok Masela tidak bisa dimulai pada 2018. "Jadi kalau POD disetujui sekarang maka FID akan mundur akhir 2020. Kalau onshore maka mundurnya enggak jelas akan lebih lama," imbuhnya.

Apalagi, pada 2019 Indonesia telah memasuki masa Pemilihan Umum (Pemilu). Maka, investor akan berpikir seribu kali untuk mengambil keputusan investasi dengan nilai yang besar.

"Untuk hitungan, kita mesti berpikir dengan cara pikir investor. Mereka masukkan parameter risiko yang lain. Kalau akhir 2018 risiko masih diterima. Begitu masuk 2019 Indoensia adalah masa pemilu dan mereka hitung tahun itu sulit dilakukan pengambilan keputusan investasi dengan nilai yang besar‎," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
Investor Hulu Migas...
Investor Hulu Migas Asal Kanada Hengkang dari RI, Ini Alasannya
SKK Migas Dorong Peningkatan...
SKK Migas Dorong Peningkatan Efek Berganda Hulu Migas Bagi Ekonomi Daerah
Reformasi Perizinan...
Reformasi Perizinan dan Efisiensi Rantai Suplai Jadi Fokus SKK Migas di 2026
SKK Migas dan Sucofindo...
SKK Migas dan Sucofindo Perkuat TKDN Pompa Industri Lokal
Terungkap! Cadangan...
Terungkap! Cadangan Migas RI Naik Jadi 131,2 Juta Barel
Berita Terkini
Elnusa Petrofin dan...
Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Avtur Bali-Nusra
30 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
41 menit yang lalu
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
43 menit yang lalu
Kelompok Studi Mahasiswa...
Kelompok Studi Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta Antusias Ikuti Edukasi Pasar Modal dari MNC Sekuritas
44 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
1 jam yang lalu
Raih 3 Sertifikasi ISO,...
Raih 3 Sertifikasi ISO, Wavin Tegaskan Standar Global untuk Kualitas, Keberlanjutan, dan K3
1 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved